More
    BerandaUncategorizedPenerima Manfaat UPT PPSAA Nganjuk Tampilkan Tari Tradisional pada Launching Omah Terapi-KU

    Penerima Manfaat UPT PPSAA Nganjuk Tampilkan Tari Tradisional pada Launching Omah Terapi-KU

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Nganjuk 21 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Tiga penerima manfaat Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (UPT PPSAA) Nganjuk Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan launching Omah Terapi-KU yang digelar di UPT PPSAB Sidoarjo, Selasa (19/5).

    Dalam kegiatan tersebut, ketiga penerima manfaat didampingi Kepala UPT PPSAA Nganjuk, Kasi Perlindungan Sosial, pekerja sosial (Peksos), serta pengasuh. Mereka menampilkan Tari Nganjuk Nyawiji dengan penuh percaya diri di hadapan para tamu undangan.

    Tari Nganjuk Nyawiji merupakan tari kreasi tradisional khas Kabupaten Nganjuk yang mengandung makna persatuan dan kebersamaan. Kata “Nyawiji” dalam bahasa Jawa berarti menyatu atau bersatu, yang mencerminkan semangat gotong royong masyarakat Nganjuk di tengah keberagaman budaya.

    Kepala UPT PPSAA Nganjuk, Cholik Hidayat, SH., M.PSDM menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan kepada para penerima manfaat untuk tampil dalam kegiatan tersebut.

    “Alhamdulillah, menjadi kebanggaan bagi kami dapat berpartisipasi menampilkan tari tradisional khas Kabupaten Nganjuk di hadapan Ibu Gubernur Jawa Timur dan Ibu Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

    Ia menambahkan, penampilan tari tradisional tersebut menjadi salah satu upaya pelestarian budaya daerah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.

    “Melalui tarian ini kami berharap identitas dan warisan budaya daerah dapat terus terjaga serta dilestarikan dengan baik oleh generasi muda,” imbuhnya.

    Sementara itu, inovasi Omah Terapi-KU secara resmi diluncurkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di UPT PPSAB Sidoarjo pada Selasa (19/5). Program tersebut merupakan layanan terapi gratis bagi anak maupun orang dewasa yang mengalami gangguan tumbuh kembang dan membutuhkan pendampingan terapi berkelanjutan.

    Inovasi Omah Terapi-KU menjadi salah satu terobosan pelayanan sosial yang diinisiasi Dinsos Jatim guna memperluas akses layanan terapi bagi masyarakat kurang mampu.

    Pada tahap awal, layanan Omah Terapi-KU dibuka di tiga lokasi, yakni UPT PPSAB Sidoarjo yang berfokus pada layanan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang untuk layanan fisioterapi olahragawan disabilitas dan disabilitas netra sensorik, serta Balai Pelayanan Rehabilitasi Sosial Pemerlu Masalah Kesejahteraan Sosial (PRS PMKS) Sidoarjo yang melayani orang dewasa, lanjut usia, ODGJ, dan penderita stroke.

    Melalui inovasi tersebut, Dinsos Jatim berharap layanan terapi sosial dapat semakin mudah dijangkau masyarakat sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas hidup dan kemandirian penerima manfaat di Jawa Timur. (her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru