More
    BerandaPendidikanSMA Labschool Unesa Perkuat Internasionalisasi melalui Kolaborasi dengan NTCUST Taiwan

    SMA Labschool Unesa Perkuat Internasionalisasi melalui Kolaborasi dengan NTCUST Taiwan

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 3 Juni 2026  | Draft Rakyat Newsroom – SMA Labschool Unesa 1 Surabaya terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui kerja sama pendidikan dengan National Taichung University of Science and Technology (NTCUST) Taiwan.

    Kolaborasi yang berlangsung pada 22–30 Mei 2026 tersebut dikemas dalam program Pre University Class sebagai upaya memperluas jejaring pendidikan global sekaligus mengenalkan pembelajaran berbasis teknologi kepada peserta didik.

    Direktur Badan Pengelola Sekolah Laboratorium (BPSL) Unesa, Sujarwanto, mengatakan bahwa kerja sama dengan NTCUST dibangun atas dasar kesamaan visi dalam mengembangkan ekosistem pendidikan berbasis teknologi masa depan. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada pembentukan karakter serta penguatan wawasan global siswa.

    Ia menegaskan bahwa luaran yang diharapkan dari program tersebut bukan sekadar kemampuan teknis di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan robotik, melainkan juga lahirnya generasi yang mandiri, adaptif, serta memiliki kemampuan berbahasa asing yang baik.

    “Output yang kami sasar bukan sekadar penguasaan teknis AI dan robotik tingkat dunia, melainkan lahirnya karakter siswa yang mandiri, adaptif, dan fasih berbahasa asing,” ujarnya.

    Kepala SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, Dewi Purwanti, menjelaskan bahwa kerja sama dengan NTCUST berawal dari keinginan sekolah untuk menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional bagi para siswa.

    Melalui kemitraan tersebut, sekolah memperoleh kesempatan untuk mengembangkan program pembelajaran berbasis teknologi sekaligus memperkenalkan budaya akademik global kepada peserta didik.

    “Melalui kerja sama ini, sekolah mendapatkan kesempatan untuk melakukan kolaborasi pembelajaran, pengenalan budaya akademik internasional, serta pengembangan program teknologi seperti AI, coding, dan robotik,” katanya.

    Implementasi kerja sama diwujudkan melalui berbagai aktivitas pembelajaran, di antaranya kelas coding, pembelajaran robotik, penulisan Hanzi, sharing session internasional, hingga learning camp bersama dosen dan mahasiswa NTCUST Taiwan.

    Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar lintas budaya sekaligus memperkuat kompetensi teknologi siswa.

    Dewi menambahkan, kesiapan siswa untuk mengikuti program internasional terus dibangun melalui pembiasaan komunikasi dalam bahasa asing, pelatihan public speaking, pembelajaran berbasis teknologi, serta keterlibatan aktif dalam berbagai program global sekolah.

    Antusiasme siswa terhadap program ini pun dinilai tinggi karena mereka memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas dan berbeda dari pembelajaran di kelas pada umumnya.

    Melalui berbagai program internasional yang dijalankan, SMA Labschool Unesa 1 Surabaya berharap dapat melahirkan lulusan yang berkarakter, berwawasan global, menguasai teknologi, memiliki kemampuan komunikasi internasional, serta mampu berpikir kritis dan kreatif tanpa meninggalkan nilai budaya bangsa Indonesia. (bry)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru