Surabaya 13 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sherlita Ratna Dewi Agustin, mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri ajang penghargaan TOP 100 BUMD, Education, Leader, BPR Excellence Award 2026 di Surabaya, Jumat (12/6/2026), .
Kehadiran Sherlita dalam acara tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap berbagai upaya pemberian apresiasi kepada figur, lembaga, badan usaha milik daerah (BUMD), institusi pendidikan, perbankan, serta para pemimpin yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ajang penghargaan yang diikuti berbagai unsur pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, dan sektor keuangan tersebut menjadi momentum untuk mendorong lahirnya inovasi serta memperkuat semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam kesempatan tersebut, Sherlita menyampaikan pesan Gubernur Jawa Timur bahwa kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak. Menurutnya, keberhasilan pembangunan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui sinergi yang kuat dan berkelanjutan.
“Kemajuan Jawa Timur adalah tanggung jawab bersama. Sinergi pemerintah, dunia usaha, pendidikan, media, dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur.
Ia menjelaskan bahwa kolaborasi yang terjalin antara berbagai pemangku kepentingan selama ini telah menjadi salah satu faktor penting yang mendorong Jawa Timur tetap menjadi salah satu motor penggerak perekonomian nasional. Oleh sebab itu, sinergi tersebut perlu terus diperkuat melalui inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola yang baik.
Lebih lanjut, Sherlita menekankan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan yang inklusif akan menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang, sekaligus memperkuat daya tahan daerah dalam menghadapi berbagai dinamika global maupun nasional.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya membangun optimisme dan menjaga kepercayaan publik sebagai modal utama dalam melanjutkan agenda pembangunan. Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, dunia usaha, dan berbagai institusi publik menjadi fondasi yang akan memperkuat stabilitas sosial dan ekonomi.
“Melalui optimisme, kepercayaan publik, dan komunikasi yang baik, kita dapat mewujudkan Jawa Timur yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.
Sherlita juga mengapresiasi penyelenggaraan TOP 100 BUMD, Education, Leader, BPR Excellence Award 2026 yang dinilai mampu menjadi sarana untuk memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, serta kinerja terbaik di bidang masing-masing.
Menurutnya, penghargaan tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, tata kelola organisasi, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional.
Ajang penghargaan seperti ini, lanjutnya, diharapkan dapat melahirkan lebih banyak inovasi dan praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi oleh berbagai institusi di Indonesia. Dengan demikian, semangat kompetisi yang sehat akan mendorong terciptanya pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Melalui momentum tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang terjalin antara pemerintah, sektor usaha, dunia pendidikan, media, dan masyarakat diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur di masa mendatang. (jal)
