More
    BerandaPendidikanDi Tengah Padatnya Perkuliahan, Davi Raih Medali Emas Biologi ONMIPA

    Di Tengah Padatnya Perkuliahan, Davi Raih Medali Emas Biologi ONMIPA

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 12 Juni 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Al Davi Muhammad Azriel Firdaus, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FKUNAIR sukses membawa pulang Medali Emas Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT). Di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C UNAIR pada Kamis (11/6/2026), Davi resmi memperoleh predikat terbaik di bidang biologi. Ia sukses menyisihkan ratusan finalis tangguh dari berbagai perguruan tinggi elite nasional setelah melalui rangkaian seleksi yang ketat.

    Dari Hobi Masa Kecil hingga Badai Ujian FK 

    Pencapaian tertinggi di ajang ONMIPA-PT ini bukanlah sebuah kebetulan instan bagi Davi. Ketertarikannya pada dunia ilmu hayat ternyata telah mengakar kuat sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga berlanjut ke jenjang SMA. Selama sekolah, ia menyalurkan ketertarikannya itu melalui berbagai kompetisi sains. Berangkat dari situ hingga akhirnya memilih melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran UNAIR. 

    “Sebenarnya saya sudah tertarik dengan biologi sejak SD. Bagi saya, biologi adalah bidang yang sangat menarik karena membahas secara mendalam tentang bagaimana makhluk hidup itu bekerja dan mempertahankan kehidupannya,” ungkap Davi.

    Padatnya jadwal kuliah dan praktikum di kampus menuntut manajemen waktu yang ekstra ketat. Kondisi ini menjadikan Davi untuk lebih disiplin dan mencari celah waktu agar kuliah dan persiapan olimpiade bisa berjalan seimbang.

    “Tantangan paling sulit adalah bagaimana menyeimbangkan antara persiapan olimpiade dengan tuntutan akademik di fakultas. Di kedokteran, ritme kuliahnya sangat padat. Dalam satu minggu, kami bisa menghadapi tiga sampai empat kali ujian secara berturut-turut,” kenang Davi.

    Ekosistem Pembinaan di Balik Podium Emas 

    Di balik kerja kerasnya, Davi mengaku sangat bersyukur karena perjuangan beratnya diimbangi dengan ekosistem pendukung yang luar biasa dari pihak kampus. UNAIR, melalui Direktorat Kemahasiswaan, dinilai sangat totalitas dalam mengawal dan memfasilitasi para delegasinya sejak tahap persiapan awal hingga babak final.

    “Fasilitas pembinaan dari UNAIR luar biasa bagus. Kami didampingi oleh dosen-dosen yang sangat keren dan berpengalaman di bidangnya. Tidak hanya itu, para senior yang merupakan medalis ONMIPA tahun-tahun sebelumnya juga turun tangan langsung mendampingi kami. Banyak sekali ilmu baru yang saya dapatkan, dan Alhamdulillah, semua itu berhasil mengantarkan saya meraih medali emas ini,” tuturnya bersyukur. Menutup ceritanya, Ksatria Airlangga ini membagikan prinsip hidup yang selalu menjadi pemantik semangatnya di kala jenuh menghadapi tumpukan soal latihan dan badai ujian kedokteran. “Intinya, jangan pernah lelah untuk menjadi orang yang terbaik dan teruslah berkarya demi kemaslahatan serta umat manusia,” pungkas Davi optimistis.(bri)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru