Surabaya 1 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pandemi Covid-19 mengubah banyak rencana, termasuk perjalanan karier para lulusan baru. Di tengah ketidakpastian global yang membayangi dunia kerja pada 2020, Rinda Puspita S.I.Kom, alumnus Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga angkatan 2016, justru berhasil mengubah tantangan tersebut menjadi awal kiprahnya dalam memberdayakan ibu menyusui melalui brand Mom Uung.
Meski dihadapkan pada ketatnya persaingan kerja akibat badai layoff, Rinda berhasil memperoleh pekerjaan tak lama setelah lulus. Berbekal keilmuan yang praktis dan relevan selama menempuh studi di UNAIR, ia kemudian mengembangkan karier di perusahaan yang membesarkan namanya hingga saat ini, yakni Mom Uung dan Moell. .
Implementasikan Komunikasi Humanis dan Bermakna
Rinda menceritakan bagaimana kurikulum Ilmu Komunikasi UNAIR sangat aplikatif dalam dunia industri. Bagi Rinda, komunikasi bukan sekadar proses satu arah mengirim dan menerima pesan, melainkan bagaimana membangun makna bersama audiens. Kacamata humanis khas anak FISIP UNAIR inilah yang mendasari langkahnya saat membangun komunitas di Mom Uung dari nol.
“Waktu kuliah saya ingat diajarkan bahwa objek komunikasi itu bukan sekadar penerima pesan, melainkan subjek yang aktif. Hubungan antarmanusia itu tentang bagaimana kita membangun makna dari sebuah komunikasi agar bisa saling memengaruhi secara positif,” ujar Rinda.
Ciptakan Dampak Sosial Nyata Lewat Layanan Gratis 24 Jam
Sebagai pelopor komunitas ibu menyusui terbesar di Indonesia, Mom Uung di bawah strategi Rinda berhasil menyeimbangkan antara objektif bisnis dan dampak sosial (social impact). Bahkan, program-program yang dijalankan seperti komunitas penyedia webinar gratis terbanyak dalam satu tahun telah berhasil mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)
Rinda menegaskan bahwa komunitas yang mereka bangun murni menjadi wadah sosial, bukan sekadar tempat berjualan. Berawal dari keresahan sang founder mengenai sulitnya akses konsultasi menyusui yang cepat, Mom Uung kini hadir memberikan solusi instan dan gratis.
“Untuk wadah jualan, kami sudah memiliki platform spesifik seperti Live TikTok atau e-commerce. Komunitas kami murni bergerak untuk memberikan dampak nyata. Sepanjang tahun, kami memberikan edukasi gratis melalui kuliah whatsapp dan webinar di seluruh kota di Indonesia,” jelas Rinda.
Carilah Pengalaman Sebanyak-banyaknya
Menutup sesi wawancara, Rinda membagikan tips berharga bagi mahasiswa aktif UNAIR, khususnya adik-adik tingkatnya di FISIP dan Ilmu Komunikasi agar siap bersaing di dunia industri. Menurutnya, keaktifan mencari pengalaman di luar kelas adalah kunci utama mendongkrak nilai diri di mata rekruter.
“Pesannya, tetap cari experience yang banyak selama masa perkuliahan. Kita tidak pernah tahu, sekecil apa pun pengalaman itu, akan sangat berharga ketika masuk ke dunia industri,” pesan Rinda. Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan berbagai program universitas, mulai dari organisasi kepengurusan hingga program magang kampus. Pengalaman-pengalaman praktis seperti melakukan presentasi ide, teknik pitching, hingga menyusun strategi konten dan marketing akan membentuk mental yang matang sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja full-time.(rin)
