More
    BerandaTeknologiProfesor ITS Kembangkan Pemodelan Sistem Berbasis AI untuk Inovasi Bangsa

    Profesor ITS Kembangkan Pemodelan Sistem Berbasis AI untuk Inovasi Bangsa

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 14 Juli 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan saat ini kian masif menyentuh berbagai sektor kehidupan. Menjawab tantangan tersebut, Guru Besar Departemen Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Ir Syamsul Arifin MT menggagas konsep pemodelan terintegrasi sistem kecerdasan buatan yang inovatif.

    Dalam orasi ilmiah pengukuhannya sebagai profesor, Syamsul memperkenalkan paradigma bernama System Modeling Based on Artificial Intelligence (SYMBA-AI). Pendekatan ini memadukan kecerdasan buatan dengan kerangka kerja Conceive, Design, Implement, Operate (CDIO) untuk menghasilkan sistem yang adaptif, prediktif, dan mampu mendukung pengambilan keputusan berbasis data. “Serta dapat digunakan untuk kurikulum pendidikan tinggi dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM),” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Guru Besar ke-247 ITS tersebut menjelaskan bahwa keberhasilan kecerdasan buatan ditentukan oleh kemampuan mengonversi kompleksitas fenomena nyata menjadi bentuk komputasional yang adaptif. Rekam jejak panjang tersebut lahir dari dedikasi mendalam Syamsul selama 36 tahun di bidang Instrumentasi dan Kontrol. “Pemodelan sistem menjadi jembatan yang menghubungkan data, pengetahuan, dan teknologi AI sehingga menghasilkan solusi relevan bagi masyarakat,” ulasnya.

    Hilirisasi konkret dari kepakaran lelaki kelahiran Mojokerto tersebut terwujud pada Buoy Weather Tipe II. Stasiun cuaca terapung pintar berbasis Internet of Things (IoT) ini dirancang khusus untuk mendeteksi anomali gelombang laut tinggi guna meminimalkan risiko keselamatan nelayan hingga pelayaran komersial. Perangkat ini secara real-time mengakuisisi data eksternal laut, meliputi kecepatan angin, arus laut, tinggi gelombang, temperatur, dan kelembapan udara.

    Keunggulan utama Buoy Weather Tipe II terletak pada sistem kecerdasan buatannya yang memadukan Fuzzy Logic System dan Artificial Neural Network (ANN). Melalui algoritma ini, data numerik meteorologi yang rumit diterjemahkan menjadi status kelayakan pelayaran, seperti aman berlayar, waspada, atau tidak layak berlayar. “Informasi dapat diakses langsung oleh nelayan via ponsel mereka dan hasil uji coba prediktor mencatatkan akurasi hingga 86 persen,” ungkap suami dari Prof Dr Ir Aulia Siti Aisjah MT yang juga Guru Besar Departemen Teknik Fisika ITS ini.

    Tak berhenti pada sistem fisik kelautan, peraih Anugerah Adhidarmabakti ITS 2024 ini juga memperluas kebermanfaatan AI ke ranah pendidikan tinggi. Syamsul merancang Intelligent Learning Ecosystem berbasis mobile learning untuk memonitor atensi mahasiswa secara daring. Melalui kamera, sistem otomatis menganalisis ekspresi wajah mahasiswa di video Zoom secara langsung dan mengubahnya menjadi sinyal pengingat untuk menjaga efektivitas saat perkuliahan.

    Lahirnya paradigma SYMBA-AI ini memberikan kontribusi ilmiah besar dengan memperluas pemodelan sistem fisik menuju sistem yang berpusat pada manusia. Pendekatan lintas disiplin tersebut memungkinkan kecerdasan buatan diterapkan secara luas mulai dari sektor maritim, transportasi, kesehatan, hingga pendidikan. Rekam jejak ini diharapkan menopang pembangunan Indonesia Emas 2045 melalui penguatan SDM unggul dan peningkatan kompetensi STEM nasional. Ke depan, Syamsul menegaskan bahwa pemodelan cerdas ini bukan sekadar pendekatan akademik, melainkan fondasi kokoh untuk memacu kemandirian teknologi nasional. Langkah ini menjadi kontribusi nyata ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. “Belajar adalah mengubah pengetahuan menjadi kebijaksanaan dan kasih sayang,” tuturnya mengingatkan. (naf)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru