Lumajang 14 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kabupaten Lumajang menerima 180 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) peserta Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 yang akan melaksanakan pengabdian di 10 desa pada lima kecamatan selama 13 Juli hingga 8 Agustus 2026. Kehadiran para mahasiswa diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan desa melalui program-program yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan.
Penerimaan peserta KKN-BBK berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (13/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa KKN merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa.
Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menyampaikan bahwa kegiatan KKN tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
“Kehadiran saudara-saudara di Kabupaten Lumajang merupakan sebuah kehormatan sekaligus wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah melalui pengabdian. KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik, potensi, dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk menyusun program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, pengembangan ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelayanan publik desa.
Bunda Indah menilai tema KKN-BBK ke-8 Universitas Airlangga yang mengusung Sustainable Development Goals (SDGs) sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Lumajang yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ketahanan daerah, dan pengembangan ekonomi masyarakat.
Ia berharap seluruh program yang dijalankan selama masa KKN dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung berbagai prioritas pembangunan daerah, di antaranya melalui program Lumajang Melayani, Lumajang Tangguh, dan Lumajang Lumbung Pangan.
Selain pelaksanaan program kerja, Bupati juga mengingatkan seluruh mahasiswa agar senantiasa menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat dan kearifan lokal, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat setelah masa pengabdian berakhir.
Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis kolaborasi antara Universitas Airlangga, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat akan melahirkan berbagai inovasi yang mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi tersebut, pembangunan desa diharapkan semakin berdaya saing sebagai fondasi kemajuan Kabupaten Lumajang.(MC Lumajang)
