Malaysia, 30 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Anthony Beane cetak 14 poin, 9 rebound, dan 4 asis saat Timnas Basket Putra melawan Hong Kong pada Grup C Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 Ronde 1 di Arena Seremban, Malaysia, Minggu sore (30/8).
Catatan itu mengantarkan Beane sebagai pencetak poin terbanyak Indonesia di pertandingan tersebut. Disusul kemudian Yudha Saputera dengan 12 angka, 3 rebound, dan 4 asis.
Sayangnya, catatan poin mereka tidak bisa hindarkan Indonesia dari kekalahan. Indonesia dipaksa akui keunggulan Hong Kong dengan kedudukan akhir 60-71.
Hasil ini memutus tren positif Indonesia yang dicatatkan pada pertandingan sebelumnya. Pada laga pertama ajang ini, Indonesia menang 80-54 atas Singapura. Kemenangan yang menempatkan Indonesia jadi penguasa Grup C.
Kekalahan atas Hong Kong tidak hanya memutus tren positif Indonesia, tapi juga tergusur posisi dari puncak klasemen. Kini Indonesia berada di peringkat kedua Grup C dengan 3 poin sementara Hong Kong naik ke posisi pertama dengan 4 angka.
Dalam pertandingan ini, Timnas Basket putra membuka pertandingan dengan baik. Ali Bagir membuka keran poin Indonesia dengan tembakan tiga angka yang kemudian disamakan oleh Ricky Yang.
Yudha Saputera kembali menjauhkan Indonesia dari kejaran Hong Kong dengan tembakan dua angka. Hong Kong kembali membalas dengan tembakan tiga angka Glen Robertson Yang sehingga kedudukan berbalik 6-5 untuk Hong Kong. Sejak itu, Hong Kong terus memimpin sampai kuarter awal ini ditutup dengan keunggulan mereka 19-11.
Kemudian di kuarter kedua, Indonesia berusaha mengejar defisit poin. Upaya terus dilakukan, namun Hong Kong mampu menjaga dominasinya dengan menambah 21 angka berbanding 13 angka untuk Indonesia sehingga kuarter ini masih tetap menjadi milik mereka dengan kedudukan 40-24.
Memasuki kuarter ketiga, Timnas Basket Putra berusaha mengejar ketertinggalan. Tekanan yang diberikan mampu memaksa Hong Kong seret poin.
Hong Kong hanya bisa menambah 10 angka sementara Indonesia produksi 19 poin. Tambahan angka ini membuat Indonesia hanya berjarak 7 angka dengan Hong Kong di akhir kuarter ketiga (43-50).
Sayangnya, momentum yang terbentuk di kuarter ketiga tidak bisa berjalan mulus di kuarter akhir. Hong Kong melakukan adjustment untuk merespons permainan agresif Indonesia, sehingga mereka bisa membendungnya.
Indonesia memang bisa menambah 17 angka di kuarter akhir ini, namun Hong Kong mampu mencatatkan 21 angka. Situasi ini memaksa Indonesia harus akhiri keunggulan Hong Kong dengan kedudukan 60-71.
Indonesia masih menyisakan satu pertandingan lagi di penyisihan Grup C. Lawan Indonesia selanjutnya adalah Malaysia yang akan berlangsung besok (31/8) di Arena Seremban, Malaysia.
Laga ini akan menjadi penentu posisi akhir klasemen, sekaligus menentukan tim mana saja yang lolos ke Ronde 2.(her)
