Lumajang, 31 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Lumajang Carnival 2026 bukan hanya menghadirkan persaingan antarkecamatan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan seni sekaligus mengenal kekayaan kreativitas dan budaya daerah. Dari 32 peserta yang tampil, Kecamatan Yosowilangun melalui “Tarian Nararya Kirana” berhasil meraih Juara 1 dan Piala Bergilir Bupati Lumajang.
Kemeriahan carnival mengubah ruas jalan utama Kota Lumajang menjadi ruang pertunjukan yang mempertemukan tari, kostum, musik, dan kreativitas masyarakat. Penampilan setiap kontingen menjadi bagian dari hiburan sekaligus ruang ekspresi budaya yang dapat dinikmati publik.
Yosowilangun meraih nilai tertinggi melalui perpaduan koreografi, kreativitas, kostum, dan iringan musik. Juara 2 diraih Kecamatan Pronojiwo, Juara 3 Kecamatan Tempeh, sedangkan Juara Favorit diberikan kepada Kecamatan Lumajang.
Penilaian dilakukan berdasarkan empat komponen, yakni teknik tari sebesar 25 persen, kreativitas 30 persen, kostum 20 persen, dan iringan musik 25 persen. Komposisi tersebut membuat peserta tidak hanya dituntut tampil menarik, tetapi juga mampu menyatukan unsur seni secara harmonis.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengapresiasi seluruh peserta yang telah menghadirkan kreativitas dan pertunjukan terbaik bagi masyarakat.
“Saya melihat semuanya tampil dengan luar biasa, membawa kreativitas masing-masing dan memberikan pertunjukan yang sangat menarik bagi masyarakat,” ujar Bunda Indah.
Menurutnya, nilai penting Lumajang Carnival tidak berhenti pada hasil perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengekspresikan kemampuan sekaligus memperkenalkan dan merawat seni budaya daerah.
“Bagi saya, yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara. Semua peserta sudah memberikan yang terbaik dan telah menjadi bagian dari suksesnya acara ini,” ungkapnya.
Bagi masyarakat, penyelenggaraan carnival juga memberikan ruang hiburan yang dapat dinikmati bersama keluarga sekaligus menjadi kesempatan mengenal potensi seni dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang.
Lebih jauh, kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda. Mereka dapat melihat bahwa seni dan budaya tidak hanya diwariskan melalui cerita, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi pertunjukan kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kreativitas yang muncul dari masing-masing kecamatan juga memperlihatkan keberagaman potensi daerah. Setiap kontingen membawa karakter dan gagasan yang berbeda, sehingga masyarakat mendapatkan pengalaman melihat berbagai bentuk ekspresi seni dalam satu gelaran.
Bunda Indah menyampaikan selamat kepada Kecamatan Yosowilangun sebagai juara pertama, Pronojiwo sebagai juara kedua, Tempeh sebagai juara ketiga, dan Kecamatan Lumajang sebagai juara favorit.
“Selamat kepada para pemenang. Dan sekali lagi, terima kasih kepada seluruh peserta. Tanpa kreativitas dan semangat panjenengan semua, Lumajang Carnival tidak akan semeriah ini,” pungkasnya.
Piala Bergilir Bupati Lumajang bagi Kecamatan Yosowilangun dijadwalkan diserahkan pada Upacara Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026.
Lumajang Carnival 2026 akhirnya meninggalkan pesan lebih luas daripada sekadar daftar pemenang. Ketika masyarakat diberi ruang untuk berkarya, jalan kota dapat berubah menjadi panggung budaya yang mempertemukan hiburan, kreativitas, kebanggaan daerah, dan kebersamaan. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)
