Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain td-cloud-library dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/u974239021/domains/draftrakyat.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026 | Draft Rakyat
More
    BerandaUncategorizedLamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

    Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lamongan, 28 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di Indonesia khususnya Jawa Timur, Kabupaten Lamongan menerima 2 apresiasi penghargaan dalam penutupan ajang Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa Timur 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (25/9) di Surabaya. Dua penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi ini yakni Penghargaan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) serta Penghargaan Pariwisata Ramah Muslim.

    Diungkapkan Wagub Emil bahwa adanya Zona KHAS diharapkan bukan hanya menawarkan kuliner berlabel halal, tapi lebih dari itu juga higeinis. Sementara itu yang dikatakan pariwisata ramah muslim berarti terbuka untuk semua wisatawan, namun tetap memberikan perasaan tenang bagi wisatawan muslim yang datang berkunjung.

    “Cita-cita kita Indonesia menjadi pemimpin di dunia untuk ekonomi dan keuangan syariah. Adanya Zona KHAS ini harapan kita bukan hanya halal tapi higienis, pariwisata muslim friendly artinya tetap welcome siapapun tapi bagi wisatawan muslim dia merasa tenang, contoh penyediaan penunjuk kiblat dan sarana prasarana yang membuat muslim yang datang ke sana merasa tenang ada makanan halal dan lain sebagainya. Pemda-pemda yang tadi naik ke panggung ini adalah pemda-pemda yang berjasa memajukan ekonomi syariah di Indonesia,” ungkap Emil.

    Bupati Yuhronur Efendi mengatakan bahwa pengembangan ekonomi syariah di Lamongan dinilai memiliki potensi besar karena didukung oleh banyak hal seperti sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri halal, kuliner, perdagangan, hingga sektor pariwisata. Melalui momen FESyar Jawa Timur 2026, beliau juga terus mendorong pelaku UMKM dan sektor pariwisata untuk meningkatkan daya saing, kualitas produk dan layanan, sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi halal yang semakin berkembang.

    “Alhamdulillah, semoga ini dapat menjadi pemacu untuk terus berinovasi dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Lamongan. Kuliner halal dan pariwisata ramah muslim ke depan tidak hanya menjadi identitas daerah, namun juga mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ucap Pak Yes.(dit)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru