Madiun, 16 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar apel bersama yang dilanjutkan dengan aksi nyata bersih-bersih sampah di kawasan Alun-Alun Reksogati, Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kota Baru Caruban, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi Peraturan Bupati tentang Gerakan Selasa dan Jumat Bersih guna mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan sejahtera.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, Gerakan Selasa dan Jumat Bersih merupakan bagian dari upaya menyukseskan visi Kabupaten Madiun Bersahaja sekaligus selaras dengan program Indonesia ASRI. Ia berharap kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin oleh seluruh ASN dan masyarakat agar kebersihan menjadi budaya bersama.
“Harapan kami, setiap hari Selasa dan Jumat kita lanjutkan kepada seluruh ASN dan mungkin masyarakat kita himbau untuk bisa melakukan kegiatan kebersihan. Jadi, kalau dilaksanakan secara rutin Selasa dan Jumat, Insyaallah kan tidak berat,” ujar Hari Wuryanto.
Bupati menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan gerakan tersebut dan memberikan penghargaan kepada pihak yang menunjukkan kinerja baik.
“Dan akan kita evaluasi nanti pada saat hari jadi, mereka yang bagus-bagus akan kita beri reward,” tegasnya. Selain itu, Pemkab Madiun juga menyiapkan dukungan pengelolaan sampah melalui penyediaan tempat sampah khusus plastik di desa-desa serta pengembangan fasilitas pengolahan sampah untuk mendorong ekonomi sirkular.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi, menjelaskan bahwa kegiatan apel bersama dan aksi bersih-bersih merupakan implementasi kebijakan daerah sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.
“Sehingga otomatis lingkungan bersih ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Zahrowi menyampaikan, aksi bersih-bersih dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah, melibatkan desa, sekolah, pondok pesantren, perangkat daerah, pelaku usaha, pedagang kaki lima, dan paguyuban parkir. Di kawasan perkotaan Caruban, kegiatan ini melibatkan sekitar 1.000 hingga 2.000 peserta. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong mendukung penilaian Adipura sebagai kebanggaan bersama.
Melalui gerakan yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif, Pemkab Madiun berharap kebersihan lingkungan menjadi budaya masyarakat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Madiun yang bersih dan berprestasi. (yu)
