Surabaya, 23 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Sejumlah klub loncat indah asal Jawa Timur bersiap ambil bagian dalam Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 10–13 November 2026 di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Kejuaraan internasional ini menjadi kesempatan bagi atlet, pelatih, dan klub pembinaan untuk mengukur hasil latihan sekaligus menunjukkan kualitas pembinaan yang telah dijalankan.
Ajang tersebut juga menjadi momentum penting bagi atlet usia muda untuk meningkatkan pengalaman bertanding dan mengembangkan kemampuan. Atlet yang sebelumnya berada pada kategori pemula diharapkan dapat memanfaatkan kejuaraan ini sebagai batu loncatan untuk naik ke kelompok umur (KU) yang lebih tinggi, ujar Ronaldy Herbintoro pelatih kepala Puslatda Jatim , Jum at (23/10/2026) di Surabaya.
Jawa Timur yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi atlet loncat indah di Indonesia berencana mengirimkan sejumlah klub untuk bersaing dalam kejuaraan tersebut. Salah satu klub yang dipersiapkan adalah Dynamic Aquatic Club (DAC), yang selama ini telah melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
DAC dikenal sebagai klub pembinaan yang menghasilkan atlet-atlet andalan, di antaranya Gladies Lariesa dan Linar Betiliana. Keduanya turut menjadi bagian dari generasi atlet loncat indah Indonesia yang menorehkan prestasi di tingkat internasional, termasuk raihan medali perunggu pada SEA Games Thailand tahun lalu.
Selain mengandalkan atlet senior, DAC juga menyiapkan sejumlah atlet muda potensial sebagai generasi penerus. Dua di antaranya adalah M. Hafiz dan Aryana Melvin, yang akan berkompetisi pada nomor kelompok umur D atau KU D, yakni kategori usia di bawah 11 tahun.
Keikutsertaan atlet muda ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menambah pengalaman, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengukur kemampuan mereka saat berhadapan dengan atlet dari berbagai daerah maupun negara.
Selain DAC, Jawa Timur juga akan diwakili klub PRPG dari Gresik dan klub Mojopahit dari Mojokerto. Masing-masing klub diperkirakan menurunkan atlet andalannya untuk bersaing dalam kejuaraan IOAC yang telah memasuki penyelenggaraan kelima tersebut.
Perkembangan klub dan munculnya atlet-atlet muda berbakat mendapat perhatian positif dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik Indonesia Jawa Timur. Regenerasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan prestasi loncat indah Jatim, sekaligus menyiapkan atlet pelapis bagi para senior yang telah lebih dahulu berprestasi.
Capaian atlet loncat indah Jawa Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 menjadi salah satu modal penting. Pada ajang tersebut, atlet Jatim berhasil meraih enam medali emas dari total 10 nomor yang diperlombakan.
Prestasi itu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengikuti jejak para seniornya. Melalui pembinaan berkelanjutan, Jawa Timur menargetkan lahirnya generasi atlet loncat indah yang mampu mempertahankan prestasi di tingkat nasional sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kompetisi internasional.(her)
