BerandaPendidikanMahasiswa Doktor Unesa Raih Best Presenter Poster di Konferensi Internasional Thailand Berkat...

Mahasiswa Doktor Unesa Raih Best Presenter Poster di Konferensi Internasional Thailand Berkat Inovasi Digital MSIT

Penulis

Tanggal

Kategori

Surabaya, 23 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Mahasiswa Program Doktor Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sauqi Sawa Bikalawan, meraih penghargaan Best Presenter Poster dalam konferensi internasional olahraga di Bangkok, Thailand, Jumat, 16 Oktober 2026.

Penghargaan internasional tersebut diraih dalam ajang 14th International Conference on Sports and Exercise Science (ICSES) dan 12th ASEAN Council of Physical Education and Sports (ACPES) International Conference 2026 berkat inovasinya menciptakan Digital MSIT, sebuah platform asesmen keterampilan gerak anak berbasis web.

Dalam perhelatan tersebut, Sauqi mempresentasikan riset berjudul “Digital MSIT: An Innovation for Fundamental Movement Skills in Indonesia” yang disusun bersama tim peneliti Unesa. Inovasi ini dirancang untuk menyelesaikan kelemahan penilaian kemampuan motorik siswa sekolah dasar yang selama ini masih mengandalkan pengamatan manual berbasis kertas.

Melalui digitalisasi Motor Skills Instrument Test (MSIT), guru pendidikan jasmani dapat mengukur dan memantau perkembangan gerak fundamental siswa secara lebih terstruktur, objektif, dan konsisten.

“Selama ini penilaian gerak siswa berpotensi subjektif karena bergantung pada pengamatan fisik guru. Platform Digital MSIT kami lengkapi dengan modul tes kebugaran agar hasil asesmen lebih akurat sebagai dasar menentukan kebutuhan pembelajaran anak,” ujar Sauqi.

Pengembangan sistem berbasis Research and Development (R&D) model ADDIE ini melibatkan 146 siswa sekolah dasar pada pengujian awal. Tim peneliti yang turut membidani inovasi ini di antaranya Nurhasan, Muchamad Arif Al Ardha, Tio Fajar Fitrianto, Jihan Dwi Wulandari, dan Putri Nur Alifah.

Usai mendapat pengakuan di tingkat regional ASEAN, tim peneliti Unesa bersiap melanjutkan tahapan uji validitas, reliabilitas, serta uji kebermanfaatan lapangan bersama para guru Penjasorkes di sekolah dasar.

Sauqi menegaskan bahwa capaian di Thailand menjadi pendorong untuk menyempurnakan Digital MSIT hingga siap diterapkan secara luas di sekolah.

“Fokus kami berikutnya adalah menguji ketepatan sistem di lapangan. Kita ingin inovasi ini tidak berhenti di panggung konferensi, tetapi benar-benar hadir menjawab kebutuhan nyata guru Penjasorkes di Indonesia,” tutur Sauqi.(her)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru