Sidoarjo, 2 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Bupati Sidoarjo, Subandi memastikan rumah Sapekyah (70), warga Desa Bluru, Kecamatan Sidoarjo, yang terbakar pada Jumat (21/8/2026) lalu, segera diperbaiki agar dapat kembali ditempati dengan layak. Kepastian tersebut disampaikan saat Bupati Subandi meninjau kondisi rumah korban pada Senin (31/8/2026). Surabaya, Selasa (1/9/2026)
Ia menyampaikan, material untuk proses perbaikan rumah direncanakan segera dikirim dalam waktu dekat. Perbaikan tersebut akan menggunakan baja ringan, spandek, dan instalasi. “Insya Allah minggu depan, hari Selasa, sudah ada pengiriman material. Nanti menggunakan baja ringan. Kemudian spandek dan instalasinya. Kita beli semuanya. Setelah itu kita perbaiki kembali seperti semula,” ujarnya.
Menurut Subandi, penanganan korban menjadi prioritas agar masyarakat yang tertimpa musibah dapat segera mendapatkan kembali tempat tinggal yang aman dan nyaman. “Yang penting segera ada penanganan. Rumah ini segera diperbaiki agar masyarakat bisa tenang bahwa pemerintah konkret hadir. Harapan kita seperti itu,” tegasnya.
Peninjauan tersebut dilakukan bersama pejabat Dinas Sosial Sidoarjo, BPBD Sidoarjo, PMI Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka Kecamatan Sidoarjo. Kehadiran mereka untuk melihat langsung kondisi rumah sekaligus memastikan penanganan terhadap korban pascakebakaran. Ia menjelaskan, proses bantuan tersebut akan ditindaklanjuti berdasarkan laporan dari BPBD Sidoarjo dan proposal yang diajukan.
Pemerintah daerah akan mengupayakan penanganan melalui mekanisme yang tersedia untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Sapekyah (70), pemilik rumah, menceritakan bahwa tidak ada korban saat terjadi kebakaran. “Tetapi, dokumen-dokumen penting saya ikut terbakar,” ungkap Sapekyah.
Untuk sementara waktu, Sapekyah tinggal di rumah saudaranya yang lokasinya tidak jauh dari rumah yang terbakar. Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Sidoarjo dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas perhatian serta bantuan yang diberikan untuk memperbaiki rumahnya. “Terima kasih banyak Pak Bupati karena sudah memberikan bantuan untuk renovasi rumah saya Supaya nanti bisa ditempati kembali dengan nyaman,” ucapnya.
Selain memastikan penanganan korban, Subandi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Kondisi cuaca yang panas dan kemarau panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Terlebih apabila masyarakat masih membakar sampah secara sembarangan.
“Dengan kemarau yang panjang dan panas yang tinggi, tentu ini memudahkan terjadinya kebakaran. Apalagi warga kadang membakar sampah di depan rumah dan lainnya. Saya minta dengan kondisi cuaca ekstrem seperti ini, jangan ada pembakaran,” pesannya.
Dalam kejadian tersebut, warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sidoarjo. Petugas kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Tindakan cepat petugas Damkar Sidoarjo berhasil mencegah kobaran api merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Hal tersebut menjadi penting mengingat kondisi bangunan di kawasan tersebut cukup rapat.
Pemkab Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati selama cuaca panas di musim kemarau ini. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar. (mcp/byu)
