Lumajang, 24 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Delapan titik karnaval rakyat akan digelar serentak di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang pada Sabtu (29/8/2026) dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi masyarakat yang akan menonton maupun melintas di sekitar lokasi, Polres Lumajang telah menyiapkan pengaturan lalu lintas untuk menjaga mobilitas warga tetap berjalan.
Delapan lokasi tersebut berada di Desa Tukum Kecamatan Tekung, Lumajang Kota, Desa Labruk Lor Kecamatan Lumajang, Desa Jarit Kecamatan Candipuro, Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko, Desa Senduro Kecamatan Senduro, Desa Gucialit Kecamatan Gucialit, dan Desa Sumberjo Kecamatan Sukodono.
Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang, Ipda Suheri, mengatakan pengaturan lalu lintas disiapkan untuk menyesuaikan kondisi di masing-masing lokasi. Petugas juga akan melakukan pengamanan di sepanjang rute karnaval.
“Gelaran karnaval yang melintasi jalur nasional berada di Desa Tukum, Labruk Lor, dan Jarit. Sementara lokasi lainnya lebih berdampak pada mobilitas lokal masyarakat,” ujar Ipda Suheri, Senin (24/8/2026).
Khusus karnaval yang melintasi jalur nasional, arus kendaraan akan diatur secara situasional oleh petugas. Artinya, pengguna jalan dapat mengalami perlambatan atau pengaturan arus ketika rombongan karnaval melintas.
Tiga lokasi yang perlu mendapat perhatian lebih bagi pengguna jalan adalah Desa Tukum, Desa Labruk Lor, dan Desa Jarit, karena kegiatan bersinggungan dengan jalur nasional.
Untuk masyarakat yang melintas di wilayah Jarit, Jalur Lintas Selatan (JLS) dapat dimanfaatkan sebagai jalur alternatif guna mendukung kelancaran perjalanan.
Sementara itu, karnaval di Desa Purwosono, Senduro, Gucialit, Sumberjo, serta kawasan Lumajang Kota diperkirakan lebih banyak berdampak terhadap mobilitas lokal di sekitar lokasi kegiatan.
Masyarakat yang hendak menonton karnaval maupun melakukan perjalanan pada hari tersebut disarankan memperhitungkan waktu tempuh dan menyesuaikan rute perjalanan. Menghindari lokasi kegiatan ketika tidak memiliki kepentingan juga dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan.
Bagi warga yang datang untuk menyaksikan karnaval, petugas mengimbau agar mengikuti arahan pengamanan, tidak berhenti atau memarkir kendaraan di lokasi yang dapat menghambat arus lalu lintas, serta tetap memperhatikan keselamatan diri dan keluarga.
Di sisi lain, pengaturan lalu lintas bukan dimaksudkan untuk mengurangi kemeriahan perayaan kemerdekaan. Justru, langkah tersebut disiapkan agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung meriah tanpa mengabaikan kebutuhan warga lain yang tetap harus melakukan perjalanan.
Delapan titik karnaval tersebut menjadi bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 RI di Lumajang. Beragam seni, budaya, dan kreativitas masyarakat akan hadir di ruang publik sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan gotong royong.
Dengan memahami lokasi karnaval dan menyesuaikan perjalanan sejak awal, masyarakat dapat ikut menikmati kemeriahan perayaan kemerdekaan tanpa mengabaikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan lainnya. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)
