BerandaUncategorizedDua Karateka Lumajang Raih Hasil Terbaik Ujian Sabuk Hitam DAN I FEKATI...

Dua Karateka Lumajang Raih Hasil Terbaik Ujian Sabuk Hitam DAN I FEKATI Jatim

Penulis

Tanggal

Kategori

Lumajang, 6 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom –Dua karateka asal Kabupaten Lumajang mencatat prestasi terbaik dalam ujian sabuk hitam DAN I Federasi Karate Tradisional Indonesia (FEKATI) Jawa Timur. Naufal Hisyam Akhillah dan Mevlana El Syah Sinaro menjadi dua peserta dengan hasil terbaik dari 22 karateka yang dinyatakan lulus.

Ujian tersebut berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Lumajang, Minggu (4/10/2026). Seluruh peserta yang lulus berhak menyandang sabuk hitam DAN I setelah menyelesaikan rangkaian ujian dan tahapan persiapan yang telah ditentukan.

Naufal merupakan siswa SMAN 1 Lumajang, sedangkan Mevlana tercatat sebagai siswa PKBM Berkobbar Kenongo, Kecamatan Gucialit.

Keduanya dinyatakan sebagai lulusan terbaik setelah menunjukkan hasil menonjol dalam seluruh rangkaian ujian, termasuk penguasaan teori karate, keterampilan teknik, kekuatan mental, dan kedisiplinan.

Sebelum mengikuti ujian, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani gashuku serta rangkaian persiapan selama tiga hari sebagai bagian dari persyaratan mengikuti ujian sabuk hitam.

Ketua Pengurus Daerah (Pengda) FEKATI Jawa Timur, Sensei Rommy Ardianto, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menyelesaikan proses ujian. Menurutnya, pencapaian sabuk hitam tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik, tetapi juga kesiapan mental dan kedisiplinan yang dibangun melalui proses latihan.

“Selamat untuk yang sudah dinyatakan lulus dan meraih nilai terbaik. Jadikan ini sebagai motivasi untuk lebih semangat lagi dalam berlatih karate,” ujar Rommy.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan karate tradisional di Jawa Timur, khususnya bagi peserta dari Kabupaten Lumajang yang berhasil menunjukkan hasil terbaik dalam ujian.

Perwakilan KORMI Lumajang, Dr. Muchammad Taufiq, S.H., M.H., CLMA., juga mengapresiasi capaian para karateka. Pada penutupan kegiatan, ia mengajak para peserta untuk terus menjaga semangat berlatih sekaligus memperkuat kebersamaan dalam mengembangkan karate tradisional di Kabupaten Lumajang.

“Karate tradisional bukan hal baru di Lumajang. Kami sudah lama bersinergi dalam membersamai anak-anak meraih prestasi. Selamat bagi yang sudah menunjukkan perjuangan untuk meraih yang terbaik. Semoga FEKATI tambah solid untuk memberikan dampak positif pada perkembangan olahraga beladiri di Lumajang,” katanya.

Bagi Naufal dan Mevlana, predikat lulusan terbaik menjadi capaian tersendiri setelah melalui proses latihan dan ujian. Sementara bagi karateka lainnya, keberhasilan meraih sabuk hitam DAN I menjadi bagian dari jenjang pengembangan kemampuan dalam karate tradisional.

Lebih dari pencapaian tingkat, proses latihan dan ujian juga menjadi ruang pembentukan kedisiplinan, ketangguhan mental, serta sportivitas yang dibutuhkan dalam perjalanan seorang atlet.

Prestasi Naufal dan Mevlana menunjukkan bahwa pembinaan olahraga masyarakat dapat menjadi ruang bagi anak dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan melalui jenjang yang terstruktur.

Bagi karateka muda lainnya di Lumajang, capaian tersebut dapat menjadi motivasi bahwa prestasi olahraga dibangun melalui proses latihan, kedisiplinan, kesiapan mental, dan keberanian mengikuti tahapan pembinaan. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru