Surabaya 4 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik 65 kepala sekolah SMA/SMK se-Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu 3 Mei 2026. Pelantikan ini diselenggarakan dalam rangka mengisi posisi yang kosong dan beberapa yang dilakukan rotasi.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menekankan kepada para kepala sekolah agar bekerja ekstra keras karena tugas ke depan semakin berat. Hal ini karena prestasi yang sudah dicapai luar biasa dan diharapkan dapat terus meningkat.
Dari prestasi yang ada, Jatim mencatatkan prestasi SNBP melalui jalur prestasi dan SNBT dengan tes meraih hasil tertinggi tujuh kali berturut-turut.
“Ini menjadi bagian penting untuk melihat kinerja dan output dari masing-masing unit pendidikan,” kata Khofifah.
Kemudian, mantan Menteri Sosial itu mengataka apabila ingin mencapai bonus demograsi harus diisi dengan anak-anak muda yang produktif. Salah satunya melalui penguatan kualitas SDM di sektor pendidikan secara merata.
Salah satu upaya, saat ini bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan Madura melalui program Madura Maju, Madura Unggul dan Madura Naik Kelas (Mama Mau Naik Kelas).
“Program ini sangat efektif meningkatkan dari mulai SNBP kemarin dan SNBT empat-empatnya mendapatkan apa prestasi yang menurut saya sangat signifikan karena ada peningkatan dari kediterimaan anak-anak siswa SMA/SMK di 4 Kabupaten di Madura pada SNBT kemarin yang dengan jalur tes,” ujarnya.
“Kita berharap pemerataan kualitas pendidikan ini makin bisa dirasakan oleh seluruh elemen seluruh area di Provinsi Jawa Timur,” imbuh Khofifah.
Sementara itu, Aries Agung Paewai selaku Kepala Dinas Pendidikan Jatim mengatakan, dalam pelantikan ini ada 65 orang terdiri dari 35 kepala sekolah yang rotasi dan 30 guru yang promosi.
“Kita berharap mereka berkinerja dengan baik dengan integritas yang tadi kita bacakan bersama, komitmen bahwa Jatim sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Ibu Gubernur, kita ingin mereka tidak hanya sebagai figur kepala sekolah tapi mereka betul-betul menjadi teladan yang dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada di sekolah di mereka pimpin,” kata Aries.
Meski sudah melantik 65 kepala sekolah, Aries mengatakan, masih ada beberapa yang masih kosong dan dijabat oleh pelaksana tugas (plt). Saat ini, pihaknya sudah mengusulkan untuk mengisi posisi yang kosong. (her)
