Thailand 15 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Timnas Basket U18 Putri melaju ke babak perempat final FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B. Ini setelah Joanne Giovanni dkk mengamankan posisi runner up klasemen Grup A.
Timnas Basket U18 Putri mengunci posisi runner up Grup A usai koleksi lima angka dari tiga pertandingan. Lima poin itu diraih usai kalahkan Oman di laga perdana dengan kedudukan 127-6 pada 13 Juli 2026 dan sehari kemudian tumbangkan tuan rumah Thailand dengan skor 93-42.
Di pertandingan terakhir peyisihan Grup A, Indonesia kalah dari India dengan kedudukan 46-79. Duel Indonesia lawan India ini berlangsung di Nimibtr Stadium, Bangkok, Rabu (15/7).
Sementara bagi India, kemenangan ini mengantarkan mereka kuasai Grup A. India dengan catatan tak terkalahkan di tiga laga penyisihan grup, menunggu lawan di semifinal.
Lawan Indonesia di perempat final adalah Samoa. Samoa merupakan peringkat ketiga klasemen Grup B.
Selama bertanding di penyisihan Grup B, Samoa menelan dua kekalahan. Masing-masing dirasakan ketika bertemu Kazakhstan (59-88) dan melawan Lebanon (52-84).
Samoa bisa berada di peringkat ketiga klasemen Grup B setelah bukukan satu kemenangan. Satu-satunya kemenangan itu didapat saat atasi Kepulauan Cok dengan skor 60-55.
Pelatih Timnas Basket U18 Putri Fredy mengatakan, anak asuhnya mengalami kekalahan perdana di penyisihan Grup A karena tidak mudah bertanding selama tiga hari berturut-turut. Menurutnya, para pemain sudah melakukan yang terbaik.
“3 game berturut memang cukup menguras sekali buat anak-anak, tapi anak anak sudah berusaha keras. Yang terpenting sekarang memanfaatkan waktu libur besok dengan maksimal untuk recovery pikiran dan juga fisik,” jelas Coach Fredy.
Dalam pertandingan melawan India, Timnas Basket U18 Putri telat panas di pertandingan ini. Mereka kesulitan mencetak poin di awal-awal pertandingan. Indonesia baru menabung poin saat kuarter pertama menyisakan 06.51 menit.
Dua tembakan free throw Chloe Cathleen Cung memangkas perolehan poin menjadi 2-9. Pelan tapi pasti, mesin poin Indonesia semakin panas. Poin terus mengalir hingga akhirnya kuarter pertama ditutup dengan kedudukan 18-22.
Memasuki kuarter kedua, mesin poin Indonesia kembali seret. Indonesia menabung 8 angka sementara India cetak 11 poin. Dengan tambahan poin ini, Indonesia menutup babak pertama dengan kedudukan 26-33.
Pada kuarter ketiga, Indonesia masih kesulitan produksi poin. Di kuarter ini, Indonesia produksi 9 angka sementara India cetak 19 poin, sehingga kuarter ini masih menjadi milik India dengan kedudukan 35-52.
Di kuarter akhir, Indonesia berusaha bangkit. Perjuangan para pemain di lapangan menghasilkan tambahan 11 angka. Sementara India menabung 27 poin.
Dengan donasi ini, pertandingan ketiga penyisihan grup A ini pun menjadi milik India dengan keduudkan akhir 46-79.
Joanne Giovanni mencetak poin terbanyak untuk Indonesia dengan catatan 9 angka, 1 rebound, 1 asis. Disusul kemudian Ariqa Shafa Chayyara dengan tabungan 9 angka, 6 rebound, dan 4 asis.
Sementara Mahek Sharma menjadi pencetak poin tebranyak untuk India dengan donasi 15 poin, 7 rebound, 1 asis.
Menurut Fredy, India mampu mendominasi permainan karena sukses mengeksploitasi keunggulannya.
“India bermain dengan baik dan disiplin memanfaatkan size yang mereka punya dengan baik,” jelas Fredy.
Coach Fredy mengajak para pemain untuk bangkit. Melupakan kekalahan ini. Dia juga sudah menyiapkan cara untuk kembalikan kondisi pemain.
Dia akan memaksimalkan jeda satu hari, pada Kamis (16/7), untuk istirahat agar para pemain kembali fresh dan kembali siap taklukkan pertandingan hadapi Samoa pada Jumat (17/7).
“(Libur hari kamis) untuk mengembalikan kondisi fisik, pikiran dan menyusun skema yang ideal untuk menghadapi Samoa,” jelas Coach Fredy.
“Samoa juga punya size tapi roster-nya tidak lengkap. Kita harus pastikan kita bermain di ritme dan memaksimalkan kekuatan yang kita punya,” terangnya.
