Pasuruan 14 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Dra. Restu Novi Widiani, M.M., menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 2 Kota Pasuruan, Senin (13/7/2026). Kunjungan tersebut sekaligus untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan pendidikan bagi para siswa SR di awal tahun ajaran baru 2026/2027.
Dalam kesempatan itu, Novi menyapa langsung para siswa yang mengikuti hari pertama MPLS. Ia juga memberikan semangat kepada para peserta didik agar mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan disiplin dan memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya.
Novi menegaskan bahwa SR menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan seluruh siswa mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendukung mereka meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Usai menyapa para siswa, Kadinsos Jatim meninjau berbagai sarana dan prasarana di SRT 2 Kota Pasuruan. Peninjauan meliputi ruang kelas, asrama siswa, serta berbagai fasilitas penunjang yang digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan berbasis boarding school.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi siap digunakan. Sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan sekolah.
Selanjutnya, Novi melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan SR Permanen di Kabupaten Pasuruan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan terus dipantau agar dapat segera dimanfaatkan sesuai rencana. “Kami berharap proses penyelesaian pembangunan dapat berjalan tepat waktu sehingga fasilitas ini segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Di lokasi pembangunan, Kadinsos Jatim meninjau langsung progres pekerjaan yang saat ini telah memasuki tahap finishing. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Melalui rangkaian kunjungan tersebut, Dinsos Jatim berkomitmen mendukung penyelenggaraan SR, baik melalui kesiapan operasional sekolah yang telah berjalan maupun percepatan penyelesaian pembangunan sekolah permanen sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan bagi masyarakat.(qal)
