More
    BerandaUncategorizedIndryati Widjasena, Alumni Kimia UNAIR melangkah dari Laboratorium ke Puncak Bisnis

    Indryati Widjasena, Alumni Kimia UNAIR melangkah dari Laboratorium ke Puncak Bisnis

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 5 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Perjalanan karier Indryati Widjasena menjadi bukti nyata bahwa ilmu kimia tidak hanya terbatas di laboratorium, tetapi juga dapat mengantarkan seseorang menuju posisi strategis di dunia industri dan bisnis. Alumni Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (sekarang berubah nama menjadi Fakultas Sains dan Teknologi, FST), Universitas Airlangga (UNAIR) angkatan 1986 ini memiliki ketertarikan pada dunia kimia sudah tumbuh sejak bangku SMA. Latar belakang keluarga turut memengaruhi pilihannya. Orang tuanya memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik kimia. Ketertarikan tersebut semakin menguat hingga akhirnya ia memilih melanjutkan studi di Kimia UNAIR.

    Indryati memulai kariernya sebagai staf Quality Control di PT Vitapharm. Pengalaman ini menjadi fondasi penting dalam memahami industri kosmetik secara mendalam. Ia kemudian melanjutkan karier di PT Nardevchem, PT Menjangan Sakti, dan PT Bsk Tijala. Memasuki fase berikutnya, Indryati menunjukkan jiwa kewirausahaannya dengan menjadi owner sekaligus komisaris di PT Marga Dwi Kencana selama lebih dari satu dekade.

    Tidak berhenti di sana, sejak tahun 2024 hingga kini, ia terus mengembangkan berbagai lini bisnis dengan mendirikan sejumlah perusahaan. Antara lain PT Elang Rajawali Mandiri yang bergerak di bidang layanan kesehatan, PT Intihuma Elang Perkasa di sektor properti, PT Intivesta Elang Perkasa, serta PT Elang Inti Medcos. Di semua perusahaan tersebut, ia berperan sebagai komisaris.

    Tak Lepas dari Peran Kimia

    Menurut Indryati, ilmu kimia yang ia pelajari di bangku kuliah memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya. Terutama karena ia banyak berkecimpung di industri kosmetik yang sangat erat kaitannya dengan kimia. “Dengan latar belakang kimia, kita bisa memahami produk secara lebih mendalam dan menjelaskannya kepada pelanggan, yang sebagian besar juga memiliki latar belakang farmasi dan kimia. Hal ini membuat kompetensi kita lebih dihargai,” ujarnya.

    Ia juga menekankan bahwa proses belajar tidak berhenti setelah lulus kuliah. Dalam industri kosmetik, perkembangan bahan baku terus berlangsung pesat. Oleh karena itu, ia aktif mengikuti pelatihan dari supplier internasional dan terus memperbarui pengetahuan terkait inovasi produk. “Ilmu kimia, khususnya kimia kosmetik, selalu berkembang. Kita harus terus belajar, bahkan hingga usia lanjut,” tambahnya.

    Bagi mahasiswa dan generasi muda, Indryati membagikan pesan penting agar berfokus pada pemahaman ilmu, bukan sekadar mengejar nilai akademik. Ia juga menyoroti pentingnya memperkaya diri dengan keterampilan tambahan, seperti komunikasi dan penguasaan bahasa. Selain itu, mahasiswa diharapkan aktif mencari ilmu di luar materi perkuliahan agar memiliki wawasan yang lebih luas dan aplikatif.

    “Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan cintai ilmu yang dipelajari. Ketika masuk dunia kerja, kita tidak akan kosong, tetapi siap dan memahami bidang kita. Jangan hanya berorientasi pada uang, karena kesuksesan akan mengikuti seiring dengan kompetensi dan dedikasi,” pesannya.

    Kisah perjalanan Indryati Widjasena menjadi inspirasi bahwa lulusan kimia memiliki peluang luas untuk berkembang, tidak hanya di bidang sains, tetapi juga dalam dunia bisnis dan kepemimpinan. Dengan semangat belajar sepanjang hayat dan keberanian untuk berinovasi, ilmu kimia dapat menjadi fondasi kuat menuju kesuksesan di berbagai sektor industri.(rin)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru