Malang 4 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Melanjutkan rangkaian J&T Connect Preneur Goes to Campus, J&T Express berkunjung ke Universitas Brawijaya, Malang. Program yang menjadi bagian dari komitmen J&T Express dalam mendukung tumbuhnya generasi wirausaha muda Indonesia ini tidak hanya menghadirkan sesi edukatif bagi mahasiswa, tetapi juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara J&T Express dan Universitas Brawijaya terkait pembukaan Easy Drop di lingkungan kampus.
Mengusung tema “Studentpreneur: Membangun Bisnis Kreatif Skala Nasional dari Kota Pelajar”, kegiatan yang berlangsung di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya pada Kamis (4/6) menghadirkan Rizky Arief, CEO HMNS Perfume, dan Rizky Setyo, Founder Kattoen. Melalui sesi talkshow interaktif, mahasiswa diajak memahami berbagai aspek penting dalam membangun bisnis, mulai dari strategi pengembangan produk, penentuan nilai unik produk (USP), membangun permintaan pasar, hingga mengembangkan bisnis lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Herline Septia, Brand Manager J&T Express, mengungkapkan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen J&T Express dalam mendukung lahirnya generasi wirausaha muda di Indonesia. Dengan menghadirkan dua pembicara yang merupakan brand owner yang berhasil membangun bisnis dengan karakter dan pendekatan bisnis yang berbeda, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh perspektif serta insight mendalam mengenai proses membangun bisnis di era digital yang sarat kompetisi.
“J&T Connect Preneur Goes to Campus merupakan bagian dari komitmen J&T Express untuk hadir lebih dekat dengan anak muda dan mendukung lahirnya lebih banyak generasi wirausaha muda di Indonesia. Terlebih, seiring dengan semakin meningkatnya minat anak muda dalam membangun bisnis, hadirnya program ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang relevan agar mereka dapat mengembangkan usahanya sejak tahap awal,” ujar Herline.
Sebagai bentuk dukungan yang lebih nyata terhadap aktivitas kewirausahaan mahasiswa, J&T Express juga menandatangani kerja sama pembukaan Easy Drop di lingkungan Universitas Brawijaya. Kehadiran Easy Drop diharapkan dapat memudahkan civitas akademika dalam memenuhi kebutuhan pengiriman, baik untuk dokumen maupun berbagai keperluan lainnya.

Dr. Edi Purwanto, S.TP., M.M. selaku Direktur Utama PT Brawijaya Multi Usaha, menyambut baik kolaborasi yang terjalin dengan J&T Express melalui program J&T Connect Preneur Goes to Campus dan kerja sama pembukaan Easy Drop di lingkungan kampus.
“Universitas Brawijaya terus mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki semangat berwirausaha dan mampu menciptakan inovasi yang berdampak. Kehadiran J&T Connect Preneur Goes to Campus serta kerja sama pembukaan Easy Drop ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, baik melalui akses terhadap wawasan praktis dari pelaku industri maupun kemudahan layanan logistik yang dapat mendukung pengembangan usaha mereka,” ujar Dr. Edi Purwanto, S.TP., M.M. selaku Direktur Utama PT Brawijaya Multi Usaha.
Easy Drop juga dapat mendukung mahasiswa yang sedang mengembangkan usaha dengan memberikan akses layanan logistik yang lebih mudah dan dekat dari lingkungan kampus. Dengan demikian, mahasiswa dapat lebih fokus mengembangkan bisnis dan menjangkau pelanggan di berbagai daerah.
Pemilihan Kota Malang sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program didasarkan pada kuatnya kewirausahaan di kalangan mahasiswa di kota tersebut. Hal ini terlihat dari sejumlah kampus ternama di Malang, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, dan lainnya yang telah memiliki program studi kewirausahaan. Melalui kehadiran J&T Connect Preneur Goes to Campus, J&T Express berharap program ini dapat menjadi wadah baru bagi mahasiswa untuk mendapatkan insight serta dukungan dalam mengembangkan bisnisnya sejak dini.
J&T Super Seller : Kompetisi Bisnis Berhadiah Permodalan Rp 400 Juta ++
Tak hanya menghadirkan talk show, J&T Express juga membuka kompetisi bisnis nasional bertajuk J&T Super Seller yang ditujukan bagi mahasiswa aktif dari seluruh Indonesia yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan. Kompetisi ini memperebutkan total hadiah lebih dari Rp400 juta dan dilengkapi program inkubasi bagi 10 peserta terbaik. Pada tahap inkubasi, nantinya peserta terpilih akan memperoleh mentoring intensif serta dana permodalan awal sebesar Rp20 juta.
“Program ini dirancang tidak hanya sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai ekosistem yang memberikan akses nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan. Dengan hadirnya program ini dan melalui kapabilitas logistik yang kami miliki, J&T Express ingin berperan lebih dari sekadar penyedia jasa layanan pengiriman, namun juga sebagai enabler bisnis yang mendukung pertumbuhan wirausahawan muda di Indonesia,” ujar Herline.
Sejalan dengan dampak besar yang ditujukan kepada mahasiswa, J&T Connect Preneur Goes to Campus telah mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI). Program ini juga didukung oleh: Narasi, Young on Top, BCA, Prabu, Satu Dental, Kacamatamoo, Kapal Api, serta menggandeng berbagai media partner seperti: Tribunnews, Kompas.com, Viva, Marketeers, Marketing, Radar Bali, Radar Jogja, Radar Kediri, Radar Semarang, Radar Surabaya, Radar Bandung, Manado Post, Kaltim Post, dan Batam Pos.
Pendaftaran J&T Super Seller tidak dipungut biaya, dibuka mulai 28 April – 13 Juni 2026 melalui https://jntdekatdihati.com/superseller/.
***
Tentang J&T Express J&T Express adalah penyedia layanan logistik global dengan bisnis jasa pengiriman ekspres terkemuka di Asia Tenggara dan China, pasar terbesar dengan pertumbuhan tercepat. Didirikan pada tahun 2015, jaringan J&T Express menjangkau tiga belas negara, termasuk Indonesia, Vietnam, Malaysia, Filipina, Thailand, Kamboja, Singapura, Cina, Arab Saudi, UEA, Meksiko, Brazil dan Mesir. Membawa misi “berorientasi pelanggan dan berbasis efisiensi”, J&T Express berkomitmen untuk menyediakan pelanggan dengan solusi logistik terintegrasi melalui infrastruktur cerdas dan jaringan logistik digital, sebagai bagian dari strategi globalnya untuk menghubungkan dunia dengan efisiensi yang lebih besar dan membawa manfaat logistik untuk semua. (ian)
