More
    BerandaUncategorizedKampung Kerapu Labuhan, Optimis Mendunia

    Kampung Kerapu Labuhan, Optimis Mendunia

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lamongan, 13 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kampung Kerapu Labuhan, Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, terus didorong menjadi sentra budidaya kerapu yang semakin produktif, modern, dan berdaya saing. Potensi tersebut diperkuat melalui peningkatan produksi, pengembangan kapasitas pembudidaya, pemanfaatan teknologi digital, hingga promosi produk olahan kerapu melalui Festival Kerapu 2026 yang digelar, Minggu (13/9) di Area Parkir Wisata Pantai Kutang Desa Labuhan.

    Hadir secara langsung, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memberikan dorongan dan pembinaan agar Kampung Kerapu Labuhan semakin berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

    “Kami terus mendorong, memberikan semangat agar Kampung Kerapu di Labuhan semakin berkontribusi. Banyak hal yang telah kita lakukan, mulai dari pembinaan produksi agar lebih meningkat dan memiliki daya saing, memberikan materi manajemen, pengelolaan ikan, pemasaran dan lainnya,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

    Komitmen memperkuat produktivitas pembudidaya salah satunya melalui pemanfaatan teknologi. Pada Maret 2026, Pemkab Lamongan melalui Dinas Perikanan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital memberikan bantuan 150 unit Venjet kepada 100 pembudidaya kerapu.

    Venjet memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT), sensor kualitas air, serta sistem smart aerator, sehingga dapat mendukung pemantauan kondisi budidaya secara lebih modern dan efisien. Sebelumnya, Dinas Perikanan juga melakukan survei dan koordinasi bersama Venambak di Desa Labuhan untuk mempersiapkan penerapan teknologi digital dalam budidaya perikanan. 

    Dengan upaya yag dilakukan, potensi kerapu terbukti terus meningkat. Berdasarkan data dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan, produksi perikanan budidaya pada 2025 mencapai 46.941,85 ton dengan nilai produksi sebesar 1,429 triliun. Dari jumlah tersebut, produksi ikan kerapu mencapai 1.830,62 ton. Sedangkan pada tahun 2026 (Januari hingga September) produksi ikan kerapu sudah mencapai angka Produksi 1.071,1 ton.

    Produksi kerapu tersebut tentu menunjukkan perkembangan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, produksi kerapu tercatat 1.823,62 ton, sedangkan pada 2023 sebesar 1.357,01 ton. Angka tersebut menegaskan kerapu sebagai salah satu komoditas unggulan dalam perikanan budidaya Lamongan.

    Secara khusus, nilai produksi kerapu Lamongan pada 2025 mencapai 174,12 miliar. Sementara hingga triwulan II 2026, produksi telah mencapai 1.071,1 ton dengan nilai produksi 90,95 miliar.

    “Tahun 2025 produksi kerapu mencapai 174 miliar lebih, kemudian triwulan II 2026 sudah lebih dari 90 miliar. Kita yakin sampai akhir 2026 produksi akan bertambah besar lagi,” tegas Pak Yes.

    Potensi besar tersebut turut mengantarkan Lamongan ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Komoditas Kerapu atau Kampung Kerapu melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 111 Tahun 2023. Penetapan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing kerapu Lamongan.

    Festival Kerapu 2026 menjadi ruang promosi potensi sekaligus bentuk syukur masyarakat atas sumber daya alam yang dimiliki. Festival juga diisi dengan lomba olahan kerapu yang tentunya ditujukan untuk mendorong pengembangan produk.(dit)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru