Lumajang, 18 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Tidak semua perjalanan harus diisi dengan banyak aktivitas. Ada kalanya, duduk sejenak, menikmati udara sejuk, dan memandangi air danau yang tenang sudah cukup untuk membuat perjalanan terasa berarti.
Suasana itu terasa di Ranu Regulo, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Berada di kawasan kaki Gunung Semeru, destinasi ini menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dengan lanskap hijau yang mengelilingi danau.
Pada akhir pekan, Ranu Regulo tetap ramai dikunjungi wisatawan. Sebagian datang membawa kamera atau telepon genggam untuk mengabadikan pemandangan. Sebagian lainnya memilih menikmati waktu dengan duduk di tepi danau, berbincang bersama teman atau keluarga.
Kabut tipis yang sesekali menyelimuti kawasan membuat suasana terasa semakin tenang. Ketika matahari muncul di antara pepohonan, pantulannya terlihat di permukaan air yang perlahan berubah mengikuti cahaya.
Bagi Gita, wisatawan asal Surabaya, perjalanan ke Ranu Regulo bermula dari rasa penasaran setelah melihat pemandangan tempat tersebut di media sosial.
“Tempatnya juga bagus banget. Ekspektasinya itu nggak seramai ini, tapi ternyata ramai banget,” ujarnya, Minggu (16/8/2026).
Meski ramai, Gita tetap menikmati suasana yang ditawarkan kawasan tersebut. Udara pegunungan dan panorama alam menjadi bagian dari pengalaman yang membuat perjalanan terasa berbeda dari rutinitas sehari-hari.
Dengan ketinggian sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut dan jarak kurang lebih 41 kilometer dari pusat Kota Lumajang, Ranu Regulo menjadi salah satu pilihan bagi mereka yang ingin menikmati suasana alam dataran tinggi.
Namun, ada satu hal sederhana yang membuat perjalanan ke tempat seperti ini terasa lebih lengkap: memberi waktu kepada alam untuk dinikmati tanpa tergesa-gesa.
Duduk di tepi danau, menikmati udara segar, mendengar suara alam, atau sekadar berbincang bersama orang-orang terdekat. Tidak banyak yang perlu dilakukan.
Sebab terkadang, perjalanan terbaik bukan tentang seberapa banyak tempat yang dikunjungi, tetapi tentang seberapa tenang kita menikmati satu tempat. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)
