Surabaya 24 Maret 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan pemuda Desa Tumapel, Pemerintah Desa Tumapel Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Duduksampeyan mengadakan sosialisasi mengenai bahaya narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (23/03/2025) dengan tema ‘Pemuda Desa Bersinar’ yang berarti pemuda desa yang bebas dari narkoba.
Acara ini diadakan di Kantor Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan tokoh masyarakat desa mengenai bahaya narkoba, sehingga mereka bisa mencegah dan menghindari penyalahgunaan narkoba serta menciptakan Desa Tumapel yang bebas dari narkoba.

Dalam kegiatan tersebut hadir berbagai pihak, termasuk Kapolsek Duduksampeyan, Danramil Duduksampeyan, Camat Duduksampeyan Mondoluku, Kepala Desa Tumapel Ziadatul Akmal, SH., serta narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik.
Kepala Desa Tumapel, Ziadatul Akmal, SH., berharap informasi yang disampaikan oleh BNN Kabupaten Gresik bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba adalah sebuah tindakan yang sia-sia dan harus diwaspadai oleh setiap individu untuk menjaga lingkungan mereka dari peredaran narkoba.
Ziadatul juga mengingatkan bahwa peredaran narkoba semakin meluas. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama memerangi narkoba. Ia juga mengingatkan bahwa bagi siapa saja yang pernah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, untuk segera melapor ke BNN atau melalui pemerintah desa agar dapat dilakukan pendampingan.
Camat Duduksampeyan menambahkan bahwa masyarakat Desa Tumapel harus menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba, mengingat bahayanya yang bisa menyebabkan ketagihan dan membuka pintu bagi berbagai permasalahan sosial lainnya.

Tri Juli Yansyah SPd, narasumber dari BNN Kabupaten Gresik, menjelaskan bahwa banyak pemuda yang terjerumus narkoba karena lemahnya mentalitas mereka. Oleh karena itu, ia mengimbau agar pemuda tidak menjadi pasif dan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Bersama Pemerintah Desa, mereka akan terus mengadakan kegiatan pemberdayaan untuk menguatkan dan mengawasi pemuda agar memiliki ketahanan diri yang baik dan terhindar dari narkoba.
Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk mendorong pemuda dan karang taruna desa untuk menggali potensi sumber daya kesejahteraan sosial (PSKS) dan menjadi agen perubahan serta pelopor anti narkoba di desa mereka masing-masing.
AIPDA Taufik Suhardi, SH, analis intelijen BNNK Gresik, menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir untuk melaporkan peredaran narkoba di Desa Tumapel. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Desa Bersih Narkoba.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi sebelumnya, dan diharapkan tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi akan ada kegiatan lanjutan seperti razia dan tes urin berkala bagi masyarakat Desa Tumapel (tri)
