More
    BerandaUncategorizedPemkab Lumajang Tegaskan Penguatan Sistem Irigasi Kunci Utama Menjaga Ketahanan Pangan

    Pemkab Lumajang Tegaskan Penguatan Sistem Irigasi Kunci Utama Menjaga Ketahanan Pangan

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang 15 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa penguatan sistem irigasi menjadi kunci utama menjaga ketahanan pangan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat, di tengah meningkatnya kebutuhan air dan terbatasnya sumber daya yang tersedia.

    Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyampaikan bahwa sektor pertanian yang menjadi tulang punggung daerah sangat bergantung pada ketersediaan air yang terkelola dengan baik.

    “Air ibarat darah bagi pertanian. Jika alirannya terganggu, maka produktivitas juga akan ikut terganggu,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

    Ia menjelaskan, tantangan ke depan semakin kompleks. Kebutuhan air terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi, sementara ketersediaan air cenderung semakin terbatas. Kondisi ini menuntut adanya sistem irigasi yang tidak hanya berfungsi teknis, tetapi juga terintegrasi dan berkelanjutan.

    Sebagai langkah konkret, Pemkab Lumajang mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Irigasi sebagai landasan hukum dalam pengelolaan sumber daya air yang lebih komprehensif.

    Menurutnya, regulasi ini tidak hanya mengatur distribusi air, tetapi juga memperkuat sistem secara menyeluruh, mulai dari perlindungan petani, pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), hingga pengelolaan aset irigasi.

    “Ini bukan sekadar soal mengalirkan air, tetapi bagaimana kita memastikan sistemnya kuat dan berkelanjutan untuk masa depan pertanian,” tegasnya.

    Ia juga menyoroti pentingnya menjaga fungsi saluran irigasi dari berbagai ancaman, seperti alih fungsi lahan dan penyempitan sempadan yang dapat mengganggu distribusi air.

    Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut berpotensi menurunkan produktivitas pertanian dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

    Lebih jauh, Mas Yudha menegaskan bahwa penguatan sistem irigasi memiliki peran strategis dalam mewujudkan Lumajang sebagai lumbung pangan di Jawa Timur, sebagaimana tertuang dalam rencana pembangunan daerah.

    “Ketahanan pangan tidak akan tercapai tanpa irigasi yang baik. Ini menjadi fondasi utama,” ujarnya.

    Ia berharap, Raperda Irigasi dapat dibahas secara komprehensif bersama DPRD agar menghasilkan kebijakan yang kuat dan implementatif, serta mampu menjawab tantangan pengelolaan air di masa depan.

    Dengan penguatan regulasi dan sistem irigasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis sektor pertanian akan semakin produktif, tangguh, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (MC Kab. Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru