More
    BerandaUncategorizedPeringati Tahun Baru Islam 1448 H, Pengajian Akbar Ajak Umat Perkuat Salat,...

    Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Pengajian Akbar Ajak Umat Perkuat Salat, Syukur, dan Kepedulian Sosial

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 11 Juli 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Jamaah Masjid Al Ikhlas bersama Majelis Ta’lim Nurul Hidayah menggelar Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di halaman Masjid Al Ikhlas, Jalan Wisma Tengger XXI, Surabaya, sabtu (11/7/2026) Kegiatan yang diikuti ratusan jamaah tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surah Ar-Rahman oleh Ananda Rayana Khaira Salsabila.

    Dalam tausiahnya, KH Soejono, M.Pd., mengajak umat Islam menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana memperbaiki kualitas ibadah dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan gaya dakwah yang komunikatif diselingi parikan khas Jawa, ia mengingatkan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara sehingga setiap muslim harus senantiasa mempersiapkan bekal menuju akhirat.

    Menurutnya, salat merupakan pembeda utama antara manusia dengan makhluk lainnya sekaligus tiang agama yang wajib ditegakkan. Ia menegaskan bahwa setiap muslim harus menjaga salat lima waktu dan terus beribadah kepada Allah SWT hingga akhir hayat agar tetap istiqamah dalam keimanan.

    KH Soejono juga mengingatkan jamaah agar selalu bersyukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Rasa syukur diwujudkan tidak hanya melalui ucapan, tetapi juga dengan memperbanyak ibadah, menjauhi praktik-praktik yang bertentangan dengan ajaran Islam, seperti mendatangi dukun atau mencari pesugihan, serta memperkuat keyakinan bahwa seluruh rezeki berasal dari Allah SWT.

    Selain itu, ia mendorong jamaah untuk membiasakan salat tahajud sebagai ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah. Menurutnya, pertolongan Allah tidak selalu datang dengan cepat, namun akan hadir pada waktu yang paling tepat bagi hamba-Nya yang bersabar dan terus berikhtiar.

    Dalam ceramahnya, KH Soejono juga mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial melalui sedekah, zakat, dan kurban. Ia mengusulkan budaya menabung kurban agar semakin banyak umat yang mampu berkurban setiap tahun. Sedekah, menurutnya, menjadi bentuk rasa syukur yang mampu menghadirkan keberkahan sekaligus membantu anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

    Ia menambahkan, kebiasaan berbagi, terutama pada bulan Ramadan dan Muharam, merupakan amalan yang dapat mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membuka pintu rezeki. Setiap muslim diharapkan menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar.

    Menutup tausiahnya, KH Soejono mengingatkan pentingnya menjadikan Islam sebagai pedoman hidup yang diwujudkan melalui amal nyata, bukan sekadar ucapan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk memperbaiki kualitas salat, meningkatkan kepedulian sosial, serta memanfaatkan setiap fase kehidupan, termasuk masa pensiun, untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi sesama.

    Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, diharapkan semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun, tetapi menjadi momentum memperkuat keimanan, memperbanyak amal saleh, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang lebih religius, peduli, dan penuh keberkahan

    Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas, H. Mudrik Prastianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir serta para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

    Ia juga menyampaikan penghargaan kepada panti asuhan As Salam, At Taqwa, dan Islamadina yang turut berpartisipasi dalam kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

    “Atas nama Takmir Masjid Al Ikhlas, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah, para donatur, dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keberkahan,” ujarnya.

    Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat rasa syukur, mempererat kepedulian sosial, serta menjadikan semangat hijrah sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama. (ibn)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru