Sukoharjo 5 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Rangkaian pertandingan penutup pada Kamis (4/6) malam di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, menghadirkan tontonan yang sangat spektakuler dan tak terlupakan. Laga kompetisi Pro Futsal League 2 (PFL 2) 2026 yang mempertemukan Futsal Mbak Adjeng melawan Proton FC dibanjiri total 16 gol, di mana skuad Proton FC sukses keluar sebagai pemenang dengan skor telak 11-5.
Sejak peluit awal dibunyikan, Proton FC yang diarsiteki oleh Head Coach Rio Pangestu Marasabessy langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil menggebrak. Laga baru berjalan satu menit, Sani Khoirul Juliana sudah sukses merobek jala gawang lawan untuk membuka keunggulan (1′). Keunggulan ini dengan cepat digandakan oleh Muhamad Aldi Ramadhan pada menit ke-3.
Tak ingin menyerah terlalu dini, Futsal Mbak Adjeng asuhan Head Coach Yusup Maulana merespons melalui gol balasan Michael Arthur Syallom pada menit ke-6. Menjelang turun minum, duel semakin memanas ketika Bambang Bayu Saptaji mencetak gol ketiga bagi Proton FC pada menit ke-20, yang kemudian langsung dibalas di menit yang sama (20′) oleh Muhamad Jamalludin dari kubu Futsal Mbak Adjeng. Skor 3-2 untuk keunggulan Proton FC menutup jalannya babak pertama.
Memasuki babak kedua, Proton FC tampil semakin beringas dan mengurung pertahanan lawan sepenuhnya. Bintang utama di paruh kedua ini adalah Muhamad Dafa Erlangga, yang tampil luar biasa ganas dengan mencetak lima gol berturut-turut (quintrick) ke gawang Futsal Mbak Adjeng pada menit ke-24, 30, 34, 36, dan 39. Pesta gol Proton FC ini turut diperlengkap dengan sumbangan gol dari Muhammad Revaldo Arkeisya di menit ke-35, Sani Khoirul Juliana yang mencetak gol keduanya (brace) pada menit ke-36, dan gol pamungkas dari Reza Rizky Yana tepat pada menit ke-40.
Meski dihujani banyak gol, Futsal Mbak Adjeng tetap berupaya memberikan perlawanan maksimal. Mereka sukses menambah gol lewat aksi kedua Michael Arthur Syallom pada menit ke-25, disusul oleh Aldi Renaldi pada menit ke-38, serta kapten tim Rio Depriyansa pada menit ke-40. Sayangnya, nasib buruk Futsal Mbak Adjeng diperparah ketika mereka harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Abubakar Rumalean terpaksa diusir keluar lapangan usai diganjar kartu merah pada menit ke-31. Sementara itu, dari kubu Proton FC, hanya satu pemain yang mendapat peringatan, yakni kartu kuning untuk Sani Khoirul Juliana pada menit ke-27.
Skor mencolok 11-5 untuk kemenangan absolut Proton FC tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan. Berkat pergerakannya yang eksplosif dan tak mampu diredam oleh lini pertahanan lawan, insting membunuhnya di area penalti, serta torehan lima gol (quintrick) sensasional yang menjadi sorotan utama laga ini, Muhamad Dafa Erlangga secara mutlak dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM). (ian)
