Sukoharjo 21 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Persaingan di babak Championship Round Pro Futsal League 2 (PFL2) 2026 kembali menyajikan laga yang sangat menegangkan di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo. Pada laga yang berlangsung di bawah cuaca berawan pada Sabtu (20/6) sore dan disaksikan oleh 250 penonton ini, Hampton FC Surabaya sukses mengamankan kemenangan krusial 3-2 atas KLN Elite FC.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, KLN Elite FC asuhan Head Coach Usman Alatas tampil lebih agresif dan sukses mencuri keunggulan lebih dulu lewat gol cepat Andika Ramadhan saat laga baru berjalan lima menit (5′). Tensi yang langsung memanas di awal laga ini membuahkan kartu kuning untuk pemain KLN Elite FC, Muhammad Trian Ardhi, pada menit ke-7.
Skuad Hampton FC Surabaya racikan Head Coach Felix Tirta Haryanto terus berupaya membongkar pertahanan lawan dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sesaat sebelum turun minum melalui gol Guilherme Barbosa Da Silva pada menit ke-19.
Memasuki babak kedua, giliran Hampton FC Surabaya yang berbalik memimpin berkat gol yang dilesakkan oleh Ortega Johan Risilindo Patola pada menit ke-22. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Pada menit ke-25, pemain KLN Elite FC, Rido, sukses mencetak gol balasan untuk kembali memaksakan hasil imbang menjadi 2-2.
Sisa waktu pertandingan di babak kedua berjalan sangat alot, sengit, dan diwarnai oleh hujan kartu kuning. Wasit terpaksa mengeluarkan kartu peringatan untuk deretan pemain Hampton FC Surabaya, yakni penjaga gawang Fadrul Daffa Sinaga (27′), Guntur Permana (36′), Randy Rifqy Bagus Ferari (36′), dan sang kapten Catur Satriawan R (39′). Sementara dari kubu KLN Elite FC, kartu kuning diberikan kepada Ghaffar Ramadhan Ismail Ilham (29′) dan penjaga gawang Muhamad Fadhli Alim (36′).
Puncak drama terjadi di menit-menit kritis menjelang laga usai. Ortega Johan Risilindo Patola kembali tampil sebagai mimpi buruk bagi pertahanan KLN Elite FC dan menjadi pahlawan bagi Hampton FC Surabaya. Ia sukses mencetak gol keduanya (brace) tepat pada menit ke-39, yang sekaligus mengunci kemenangan dramatis timnya dengan skor akhir 3-2.
Berkat ketajamannya di area penalti lawan, staminanya yang solid hingga akhir pertandingan, serta torehan dua gol (brace) penentu kemenangan di momen yang sangat krusial, Ortega Johan Risilindo Patola secara mutlak dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM) pada pertarungan sengit ini.(ian)
