More
    BerandaUncategorizedPisang Cavendish Lumajang Mulai Panen 8–11 Bulan, Produktivitas Jadi Perhatian

    Pisang Cavendish Lumajang Mulai Panen 8–11 Bulan, Produktivitas Jadi Perhatian

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang, 3 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pengembangan pisang Cavendish di Kabupaten Lumajang juga diarahkan pada kemampuan produksi yang optimal. Dalam kondisi normal, tanaman Cavendish dapat mulai dipanen pada usia sekitar 8 hingga 11 bulan, sehingga pengelolaan budidaya menjadi penting untuk menjaga produktivitas sekaligus memenuhi kebutuhan pasar.

    Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang, Jamaluddin, mengatakan masa panen tersebut menjadi salah satu karakteristik yang perlu diperhatikan petani dalam merencanakan budidaya.

    “Kalau kondisi normal, pisang Cavendish bisa dipanen sekitar delapan sampai 11 bulan,” ujar Jamaluddin, Rabu (2/9/2026).

    Rentang waktu tersebut membuat perencanaan sejak awal menjadi penting. Petani perlu memperhitungkan waktu tanam, pemeliharaan hingga kesiapan tanaman memasuki masa panen agar kegiatan produksi dapat berjalan secara teratur.

    Bagi petani, pemahaman terhadap siklus tanaman membantu menentukan pengelolaan lahan dan memperkirakan waktu tersedianya hasil. Perencanaan yang baik juga dapat membantu menghindari pola produksi yang tidak teratur, terutama ketika komoditas diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.

    Produktivitas tidak hanya ditentukan oleh luas lahan. Kondisi tanaman, pemeliharaan, ketersediaan sarana produksi, serta kemampuan petani menerapkan teknik budidaya turut menentukan hasil yang diperoleh.

    Karena itu, pengembangan Cavendish perlu dibarengi peningkatan kapasitas petani dalam mengelola tanaman. Semakin baik pemahaman terhadap kebutuhan tanaman selama masa pertumbuhan, semakin besar peluang petani menjaga hasil produksi tetap optimal.

    Cavendish juga menjadi bagian dari pengembangan komoditas pisang di Lumajang yang telah memiliki potensi lain, termasuk pisang Mas Kirana. Keberagaman komoditas tersebut dapat menjadi kekuatan sektor hortikultura daerah apabila dikelola dengan memperhatikan karakteristik masing-masing tanaman.

    Dari sisi ekonomi masyarakat, produktivitas yang terjaga memberi peluang bagi petani memperoleh hasil yang lebih optimal dari lahan yang dikelola. Aktivitas produksi yang berjalan baik juga dapat mendukung kegiatan ekonomi lain yang berkaitan dengan panen dan distribusi hasil pertanian.

    Dengan siklus panen sekitar 8 hingga 11 bulan dalam kondisi normal, pengembangan Cavendish membutuhkan kesabaran, perencanaan dan pemeliharaan yang konsisten. Hal tersebut menjadi bagian penting agar budidaya tidak hanya memperluas areal tanam, tetapi juga menghasilkan produksi yang berkualitas dan berkelanjutan. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru