More
    BerandaUncategorizedSekolah Aman dan Layak Jadi Perhatian Pemerintah untuk Pendidikan di Lumajang

    Sekolah Aman dan Layak Jadi Perhatian Pemerintah untuk Pendidikan di Lumajang

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang, 15 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Sekolah yang aman, bersih, dan layak menjadi salah satu perhatian penting dalam arah pembangunan nasional yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Hal ini menjadi relevan bagi pemerintah daerah dalam memastikan anak-anak di Lumajang memperoleh ruang belajar yang mendukung proses pendidikan.

    Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung DPRD Lumajang, Jumat (14/8/2026).

    Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Eko Adis Prayoga dengan agenda mendengarkan pidato Ketua DPR RI dalam rangka pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 serta pidato Presiden RI terkait penyampaian pengantar atau keterangan atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya.

    Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti program Renovasi Sekolah Rusak sebagai salah satu upaya pemerintah memperbaiki sarana pendidikan. Menurutnya, sekolah bukan sekadar bangunan tempat belajar, tetapi ruang penting untuk membentuk masa depan generasi penerus bangsa.

    “Sekolah adalah tempat untuk membangun masa depan mereka,” ujar Presiden.

    Presiden menyampaikan bahwa pemerintah masih menemukan anak-anak Indonesia yang belajar di ruang kelas dengan kondisi bangunan kurang memadai, seperti atap bocor dan dinding yang mengalami kerusakan. Karena itu, percepatan renovasi sekolah diperlukan untuk memastikan proses belajar berlangsung dalam lingkungan yang aman dan layak.

    Program tersebut ditargetkan menjadi salah satu program perbaikan sekolah terbesar dalam sejarah Indonesia. Percepatan renovasi akan dilakukan pada 2027–2028 dan ditargetkan selesai paling lambat 2029, dengan sasaran seluruh sekolah berada dalam kondisi baik, aman, bersih, dan layak digunakan untuk belajar.

    “Tidak boleh ada cerita lagi sekolah yang roboh, tidak boleh lagi ada cerita kelas rusak. Semua sekolah harus dalam kondisi baik, aman, bersih dan layak untuk belajar,” tegasnya.

    Bagi masyarakat, terutama orang tua dan peserta didik, perbaikan sarana pendidikan memiliki arti lebih dari sekadar pembenahan fisik bangunan. Ruang belajar yang aman dan nyaman dapat mendukung siswa mengikuti pembelajaran dengan lebih baik sekaligus memberikan lingkungan kerja yang lebih layak bagi para guru.

    Arah kebijakan tersebut juga menjadi pengingat bagi pemerintah daerah bahwa pembangunan pendidikan perlu terus memperhatikan kualitas sarana dan lingkungan belajar. Perbaikan sekolah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan agar manfaatnya benar-benar dirasakan peserta didik.

    Target penyelesaian hingga 2029 menunjukkan bahwa pembenahan sarana pendidikan ditempatkan sebagai agenda berkelanjutan. Dengan percepatan renovasi pada 2027–2028, semakin banyak sekolah yang membutuhkan penanganan diharapkan dapat memperoleh perbaikan secara bertahap.

    Pendidikan yang berkualitas membutuhkan ruang belajar yang aman dan layak. Karena itu, upaya memperbaiki sekolah merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan belajar dalam lingkungan yang mendukung mereka tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru