BerandaUncategorizedSemarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim dan ke-351 Kabupaten Magetan, Gubernur Khofifah Hadirkan...

Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim dan ke-351 Kabupaten Magetan, Gubernur Khofifah Hadirkan Pasar Murah dan Bagikan Doorprize untuk Masyarakat

Penulis

Tanggal

Kategori

Magetan, 7 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadirkan Pasar Murah ke-161 di halaman Balai Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Selasa (6/10).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau kepada masyarakat sekaligus menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan.

Didampingi Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiati, Gubernur Khofifah menyapa warga, berinteraksi dengan pedagang, dan membagikan hadiah undian doorprize berupa kipas angin serta kompor gas kepada warga yang nomor undiannya terpilih.

Gubernur Khofifah mengatakan, Pasar Murah merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mendengar langsung kebutuhan warga.

“Bulan Oktober menjadi bulan spesial bagi Pemprov Jawa Timur sekaligus Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-351. Untuk itu, di bulan ini kami ingin terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Khofifah pun menekankan, upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok memerlukan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah kabupaten/kota. Kolaborasi ini penting agar berbagai langkah pengendalian harga yang telah dilakukan di daerah dapat saling melengkapi dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Ini adalah sinergi bersama, memperkuat berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.

Khofifah juga menjelaskan, pelaksanaan Pasar Murah oleh Pemprov Jatim bukan untuk menggantikan program yang telah berjalan di kabupaten/kota, melainkan memperkuat dan melengkapi upaya pemerintah daerah dalam menyediakan akses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Harapannya, keterjangkauan itu bisa kita dekatkan. Kita terus upayakan pendekatan hangat yang lebih terbuka dengan masyarakat. Jadi Pemprov hadir sifatnya melapisi apa yang sudah dilakukan kabupaten/kota, saling melengkapi, saling menguatkan,” jelasnya.

Melalui pendekatan langsung, pemerintah berupaya memastikan masyarakat memiliki alternatif untuk memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga yang berlaku di pasaran. Kehadiran Pasar Murah juga diharapkan membantu masyarakat mengelola pengeluaran rumah tangga, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Saya rasa pasar murah merupakan salah satu sarana pendekatan lebih hangat dan lebih dekat bagi masyarakat. Tentunya bisa dirasakan masyarakat langsung, khususnya yang membutuhkan,” tambahnya.

Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, Pasar Murah menjadi bagian dari langkah Pemprov Jatim dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Keterjangkauan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga, terutama ketika masyarakat harus memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Di sisi lain, pasar murah juga memberikan ruang pemasaran bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Sejumlah produk unggulan daerah turut dihadirkan sehingga masyarakat tidak hanya dapat berbelanja kebutuhan pokok, tetapi juga mengenal dan membeli produk yang dihasilkan pelaku usaha setempat.

“Di Pasar Murah, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga agar stabilitas harga tetap terpelihara di tengah dinamika kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Khofifah menyempatkan diri menyapa para pedagang dan membeli sejumlah produk yang dipasarkan. Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha lokal membuat manfaat Pasar Murah dapat dirasakan dari dua sisi, yakni membantu konsumen memperoleh kebutuhan dengan harga terjangkau sekaligus membuka kesempatan bagi produsen lokal untuk menjangkau pembeli secara langsung.

“Pasar murah menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menjual langsung produk mereka ke konsumen,” ucapnya.

Ia menambahkan, ruang pemasaran semacam ini penting untuk mendukung keberlangsungan usaha IKM agar tetap tumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

“Tentunya ini juga membuka ruang bagi pelaku IKM sebagai sarana pendukung keberlangsungan IKM supaya terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi Jawa Timur,” tegasnya.

Adapun sejumlah kebutuhan pokok yang tersedia dalam Pasar Murah di Kabupaten Magetan dijual dengan harga terjangkau. Beras premium dipasarkan seharga Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram. Minyak goreng dijual Rp13.000 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.

Sementara itu, telur ayam ras tersedia dengan harga Rp20.000 per kemasan dan daging ayam ras Rp32.000 per kemasan. Bawang putih dan bawang merah masing-masing dijual Rp6.000 per 250 gram, sedangkan cabai tersedia dalam paket seharga Rp5.000 per 200 gram.(her)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru