Hekinan,20 September 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Langkah awal pasangan voli pantai putra Indonesia Imam Agus Faisal/Fairuz Bayhaqly di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 belum berbuah kemenangan. Keduanya kalah 1-2 dari wakil Kazakstan, Sergey Bogatu/Kiril Gurin, pada pertandingan Pul E di Hekinan Ryokuchi Beach Court Main-FOP, Minggu (20/9/2026).
Pertandingan berlangsung ketat hingga tiga set. Imam/Bayhaqly lebih dahulu mencuri set pertama dengan skor 24-22 sebelum pasangan Kazakstan membalas pada set kedua 21-19.
Laga pun harus ditentukan melalui set penentuan. Pada fase ini, Bogatu/Gurin tampil lebih efektif dan menutup pertandingan dengan kemenangan 15-12.
Pada set pembuka, kedua pasangan terlibat kejar-mengejar angka hingga memasuki poin-poin akhir. Imam/Bayhaqly mampu menjaga ketenangan dan memanfaatkan momentum untuk mengamankan kemenangan 24-22.
Kazakstan kemudian meningkatkan tekanan pada set kedua. Bogatu/Gurin mampu menjaga keunggulan pada fase krusial dan menyamakan kedudukan setelah menang 21-19.
Set ketiga kembali berlangsung ketat, tetapi pasangan Indonesia belum mampu membalikkan keadaan. Kazakstan akhirnya menuntaskan laga dengan kemenangan 15-12.
Hasil tersebut membuat Imam/Bayhaqly masih harus memburu kemenangan pertama pada pertandingan berikutnya di Pul E.
Di pul yang sama, Indonesia bersaing dengan pasangan dari Kazakstan, Hong Kong, dan Korea Selatan. Dengan empat pasangan berada dalam satu grup, setiap hasil akan sangat menentukan posisi akhir pada fase awal.
Kekalahan pada laga pembuka membuat duel berikutnya menjadi penting bagi Imam/Bayhaqly untuk menjaga peluang melangkah ke babak selanjutnya.
Indonesia sendiri menurunkan dua pasangan pada nomor voli pantai putra Asian Games 2026.
Selain Imam/Bayhaqly yang berada di Pul E, Merah Putih juga mengandalkan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi di Pul C.
Bintang/Sofyan baru akan memulai pertandingan pada Senin (21/9/2026) melawan wakil Vietnam Nguyen Lam Toi/Tran Van Viet.
Pasangan tersebut menjadi salah satu andalan utama Indonesia pada Asian Games 2026 setelah mengoleksi sederet prestasi internasional.
Bintang/Sofyan merupakan peraih medali emas SEA Games 2025. Pada 2024, keduanya juga mencatat sejarah dengan menjuarai Volleyball World Beach Pro Tour di Qingshan, China.
Rekam jejak tersebut membuat keduanya menjadi salah satu tumpuan Indonesia dalam perburuan medali di Aichi-Nagoya.
PBVSI pun memasang target tinggi dengan membidik medali emas dari cabang voli pantai.
Meski Imam/Bayhaqly kalah pada laga pertama, peluang Indonesia masih terbuka melalui dua pasangan yang tampil di pul berbeda. Imam/Bayhaqly masih harus berjuang di Pul E, sedangkan Bintang/Sofyan baru akan memulai kiprah mereka di Pul C.(her)
