Bojonegoro ,17 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak terus diperkuat. Pada momen upacara di depan Gedung Putih, Jumat (17/7/2026), Pemkab memberikan penghargaan kepada tujuh Sekolah Ramah Anak (SRA). Lewat penghargaan tersebut, Pemkab Bojonegoro berusaha terus mendorong generasi anak yang berkualitas.
Penghargaan SRA diberikan langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam rangkaian upacara gabungan Hari Anak Nasional, Hari Koperasi, dan Hari Keluarga Nasional. Dalam amanatnya, Bupati Setyo Wahono menekankan perlunya rumah, sekolah, dan lingkungan menjadi ruang yang mendukung tumbuh kembang anak tanpa kekerasan maupun perundungan. “”Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang ramah dan penuh kasih akan menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Komitmen tersebut juga diwujudkan oleh SMA Negeri 4 Bojonegoro yang berhasil meraih penghargaan sebagai Sekolah Ramah Anak. Sekolah ini menerapkan pendekatan yang mengedepankan komunikasi, pembinaan, dan kolaborasi dengan orang tua dalam menyelesaikan setiap persoalan yang dihadapi peserta didik.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 4 Bojonegoro, Ripti Wahyuni, menjelaskan bahwa menciptakan lingkungan ramah anak sangat penting karena karakter peserta didik saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih humanis. Menurutnya, pembinaan tidak dapat dilakukan dengan kekerasan maupun mempermalukan anak di depan umum.
“Kalau ada siswa melakukan kesalahan, kami tidak menegurnya di depan banyak orang. Kami ajak berbicara dari hati ke hati agar anak memahami kesalahannya tanpa merasa dipermalukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep ramah anak bukan berarti membiarkan pelanggaran terjadi, melainkan memberikan penanganan yang tepat tanpa hukuman fisik. Misalnya saat ada siswa terlambat, memakai riasan yang tidak sesuai aturan, maupun kedapatan merokok di lingkungan sekolah, seluruhnya diselesaikan melalui pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik.
Untuk pelanggaran yang memerlukan perhatian lebih, sekolah juga melibatkan orang tua agar pembinaan berjalan selaras antara sekolah dan keluarga.
“Kami selalu berkoordinasi dengan orang tua. Jika ada permasalahan, kami mengajak orang tua datang ke sekolah untuk berdiskusi bersama mencari solusi terbaik. Kami percaya pendidikan anak akan berhasil jika sekolah dan keluarga saling bekerja sama,” jelasnya.
Ripti berharap budaya ramah anak tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter, serta terbebas dari kekerasan dan perundungan. Menurutnya, mewujudkan lingkungan ramah anak merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi penerus bangsa.
DAFTAR PENERIMA PIAGAM PENGHARGAAN:
- Tokoh/Pembina Koperasi Dr. H. Sriyadi Purnomo, S.E., M.M.
- Koperasi Konsumen Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKP-RI) KOPEN
- Koperasi Konsumen PRIMKOPPOL Resor Bojonegoro
- Koperasi Produsen Karyawan Redrying Bojonegoro
- Koperasi Desa Merah Putih Padangan Kecamatan Padangan
INSTANSI DAN LEMBAGA
- UPPA Polres
- KODIM 0813 Bojonegoro
- Pengadilan Agama Bojonegoro
- Kantor Kemenag Bojonegoro
- TP PKK Bojonegoro
- PC MUSLIMAT NU Bojonegoro
- PD AISYIYAH Bojonegoro
- LPA Bojonegoro
Sekolah Ramah Anak (SRA)
- SMA Negeri 3 Bojonegoro
- SMA Negeri 4 Bojonegoro
- SMK Negeri 4 Bojonegoro
- SMPN Model Terpadu Bojonegoro
- SMP Negeri 1 Padangan
- SMP Negeri 1 Dander
- Ponpes Irsyaduth Tholabah
Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA)
Kec. Kedungadem Masjid Nurul Yakin
Kec. Kapas Masjid Nurussholihin
Kec. Dander Masjid Al Istiqomah
