Lumajang, 16 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dua nelayan asal Kabupaten Jember selamat setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik dihantam ombak di perairan selatan Kabupaten Lumajang, Kamis (15/10/2026) dini hari. Satu nelayan lainnya masih belum ditemukan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mendukung pencarian korban di kawasan perairan Pandanwangi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB. Ketiga nelayan sedang dalam perjalanan pulang menuju Plawangan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, setelah mencari ikan di perairan Jaten, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian.
Ombak besar menyebabkan perahu terbalik dan ketiga awaknya terjatuh ke laut. Mereka kemudian terseret arus hingga ke kawasan selatan menara pantau TNI AU di AWR, Desa Pandanwangi.
“Dua orang yang selamat langsung dievakuasi ke puskesmas dan saat ini sudah dipulangkan ke Jember. Namun, satu orang masih hilang,” kata Isnugroho, Kamis (15/10/2026).
Dua nelayan yang selamat sebelumnya mendapatkan penanganan medis di puskesmas sebelum dipulangkan ke daerah asal. Sementara itu, perahu yang mereka gunakan ditemukan terdampar di lokasi berbeda di tepi perairan Pandanwangi.
Hingga Kamis (15/10/2026), pencarian terhadap satu nelayan yang belum ditemukan masih berlangsung dengan menyisir perairan Pandanwangi dan kawasan di sekitar lokasi korban terseret arus. BPBD Lumajang terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mendukung proses penanganan di lapangan.
Perkembangan pencarian menjadi perhatian utama hingga korban ditemukan. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi dan hasil pencarian perlu mengikuti keterangan terbaru dari petugas yang berwenang. (MC Diskominfo Kab. Lumajang)
