BerandaOlahragaVoli Pantai Popda XV Jatim, Tim Putra Surabaya Raih Medali Perak, Putri...

Voli Pantai Popda XV Jatim, Tim Putra Surabaya Raih Medali Perak, Putri Tembus 8 Besar

Penulis

Tanggal

Kategori

Surabaya, 7 Nopember 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Tim voli pantai putra atas nama Dirlian Angga Rizhendi & Wildan Mubarok, berhasil menyumbangkan medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV Jawa Timur 2026. Sementara itu, tim putri ( Putri Octavia Ninarianti & Shelomita Nova Ilmira) Surabaya hingga babak delapan besar.

Pertandingan cabang olahraga (cabor) voli pantai tersebut berlangsung di Pantai Ria Kenjeran, Surabaya. Pelatih voli pantai Kota Surabaya, Tomi, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi hasil positif, terutama bagi tim putra yang baru pertama kali tampil dalam kejuaraan multievent tingkat daerah.

Menurut Tomi, tim putra Surabaya harus mengakui keunggulan Kabupaten Sidoarjo pada pertandingan final. Sidoarjo diperkuat salah satu pemain yang memiliki rekam jejak prestasi, yakni juara Kejurprov U-17 dan peringkat ketiga Kejurnas U-17.

Meski belum berhasil meraih medali emas, Tomi menilai pencapaian medali perak menjadi modal penting bagi perkembangan atlet voli pantai Surabaya ke depan.

Ia optimistis atlet voli pantai Surabaya memiliki potensi besar untuk terus bersaing dan mendominasi prestasi, baik ketika membela Kota Surabaya di ajang Porprov maupun Popda, maupun saat memperkuat Jawa Timur dan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.

Tomi juga mengapresiasi keberadaan lapangan voli pantai milik Surabaya yang telah memenuhi standar nasional hingga internasional. Namun, menurutnya, fasilitas tersebut masih menghadapi kendala aksesibilitas karena lokasinya yang cukup jauh dari tempat tinggal dan aktivitas para atlet.

Akibatnya, para atlet belum bisa memanfaatkan lapangan tersebut secara maksimal dan masih harus berlatih dengan menumpang di lapangan voli pantai Kabupaten Sidoarjo yang dinilai lebih mudah dijangkau.

“Kondisi jarak ini cukup berpengaruh terhadap psikologis anak-anak, termasuk kesiapan mereka dalam menjalankan taktik dan strategi saat bertanding,” ungkapnya.

Ke depan, Tomi berharap pembinaan voli pantai di Surabaya semakin diperkuat melalui regenerasi atlet sejak usia dini. Pembinaan yang terstruktur melalui sekolah, klub-klub lokal, serta kejuaraan kelompok umur (KU) dinilai penting untuk melahirkan bibit atlet potensial secara berkelanjutan.

Selain pembinaan, peningkatan frekuensi kompetisi juga menjadi perhatian. Turnamen voli pantai antarklub maupun antardaerah di tingkat lokal dan regional perlu diperbanyak agar atlet mendapatkan jam terbang yang memadai.

Dengan kompetisi yang rutin, atlet diharapkan semakin matang dalam membangun mental bertanding, meningkatkan kemampuan teknis, serta mengembangkan kecerdasan taktik di lapangan pasir.

“Harapannya, Surabaya tidak pernah kehabisan atlet-atlet muda berbakat dan mampu terus melahirkan pemain voli pantai berprestasi,” pungkas Tomi.(her)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru