More
    BerandaOlahragaChampion Goes to School Dispora Jatim Tanamkan Budaya Olahraga Sejak Dini, Atlet...

    Champion Goes to School Dispora Jatim Tanamkan Budaya Olahraga Sejak Dini, Atlet Woodball Nasional Jadi Inspirasi Siswa

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya, 29 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim terus memperkuat budaya olahraga di kalangan pelajar melalui program Champion Goes to School. Kegiatan yang digelar di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat, mengenalkan berbagai cabang olahraga sejak usia dini, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang gemar berolahraga dan berprestasi.

    Kepala Dispora Jatim, Dr. M. Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., CIPA, menegaskan bahwa sekolah merupakan tempat yang sangat strategis untuk membangun karakter sekaligus membiasakan gaya hidup aktif bagi anak-anak.

    “Program ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dispora Jatim dalam menumbuhkan budaya olahraga sejak usia dini. Sekolah menjadi ruang yang tepat untuk membangun karakter, membiasakan pola hidup sehat, sekaligus mengenalkan berbagai cabang olahraga kepada generasi muda,” ujar Hadi Wawan.

    Pada kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan motivasi langsung dari atlet nasional cabang olahraga woodball asal Jawa Timur, I Putu Ari Kuncoro, peraih medali perak SEA Games XXXIII Thailand 2025 dan Hong Kong Open 2026. Kehadiran atlet nasional diharapkan mampu menginspirasi para pelajar agar berani bercita-cita tinggi dan terus mengembangkan potensi melalui olahraga.

    Hadi Wawan menekankan bahwa prestasi tidak diraih secara instan, melainkan melalui disiplin, kerja keras, ketekunan, semangat pantang menyerah, serta dukungan keluarga, guru, dan lingkungan sekolah. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar langsung dari atlet yang telah membuktikan bahwa dedikasi mampu mengantarkan seseorang berprestasi di tingkat internasional.

    Selain menerima materi motivasi, para siswa juga mengikuti praktik dasar olahraga woodball. Dengan penuh kesabaran, I Putu Ari Kuncoro bersama atlet lainnya didampingi Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Jatim, Cepi Sukur Laksana beserta jajaran, mengajarkan teknik dasar mulai dari cara memegang mallet (tongkat pemukul) hingga teknik memukul bola agar melewati gate atau gawang kecil.

    Champion Goes to School Dispora Jatim Tanamkan Budaya Olahraga Sejak Dini, Atlet Woodball Nasional Jadi Inspirasi Siswa

    Suasana kegiatan berlangsung meriah. Sorak gembira terdengar saat sejumlah siswa berhasil memasukkan bola melewati gate. Sementara siswa yang belum berhasil tampak antusias mencoba kembali hingga mampu menguasai teknik dasar permainan.

    Dispora Jatim berharap pengalaman tersebut menjadi langkah awal lahirnya bibit-bibit atlet baru yang kelak mampu mengharumkan nama Surabaya, Jawa Timur, hingga Indonesia di berbagai ajang olahraga.

    Pada kesempatan yang sama, Dispora Jatim juga menyampaikan apresiasi kepada SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya atas dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurut Hadi Wawan, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan insan olahraga menjadi kunci dalam membangun budaya olahraga yang kuat di lingkungan pendidikan.

    “Semoga Champion Goes to School mampu meningkatkan minat dan kecintaan peserta didik terhadap olahraga, sekaligus menjadi langkah awal mencetak generasi muda Jawa Timur yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing,” katanya.

    Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Edy Susanto, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan program Champion Goes to School. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen sekolah dalam membudayakan olahraga sekaligus mendorong peserta didik meraih prestasi.

    Ia mengungkapkan bahwa olahraga woodball telah menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, bahkan sejumlah siswanya telah menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada Kejuaraan Nasional Woodball di Jakarta, 6–10 Juli 2026, Keenan Adirajasa meraih medali perak nomor Single Stroke U-12 Putra dan medali perunggu Team Stroke Putra. Sementara Ghaidza Abidah sukses mempersembahkan medali perak Team Stroke U-12 Putri.

    “Alhamdulillah, siswa Mudipat, Keenan dan Ghaidza berhasil meraih prestasi di tingkat nasional cabang olahraga woodball,” ujar Edy.

    Ia berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan langka tersebut untuk belajar langsung dari atlet nasional. Menurutnya, tidak semua sekolah memperoleh kesempatan mendapatkan pelatihan langsung dari atlet berprestasi.

    “Kami bersyukur SD Muhammadiyah 4 dipercaya menjadi lokasi Champion Goes to School. Semoga semakin banyak anak-anak yang tertarik bergabung dalam olahraga woodball dan mampu mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” pungkasnya.(her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru