More
    BerandaOlahragaChampion Goes to School Hadir di Smasif Sidoarjo, Edukasi Renang dan Atletik...

    Champion Goes to School Hadir di Smasif Sidoarjo, Edukasi Renang dan Atletik untuk Santri

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Sidoarjo, 3 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur melalui program Champion Goes to School terus mengajak pelajar gemar berolahraga. Kali ini giliran para santri SMA Progresif Bumi Shalawat (Smasif) Sidoarjo mendapatkan ilmu tentang olahraga renang dan atletik, Sabtu (1/8).
    Ratusan santri Smasif begitu serius menyimak dua nara sumber yang dihadirkan Dispora Jatim yakni Ahmad Ali Wardhana dari cabang olahraga (cabor) atletik dan Wahyu Hidayat cabor polo air dan renang.
    Kedua mantan atlet andalan Jatim dan Indonesia itu dengan sabar menjelaskan kedua cabor tersebut. Selain itu juga ada praktek agar para santri semakin paham dan mengerti.
    Dihadapan para santri Ali Wardhana menjelaskan teknik berlari yang benar agar tidak mudah capek atau cidera. Ia juga menunjuk salah satu santri untuk mengikuti cara berlatih lari baik teknik kayuhan tangan, posisi bahu maupun langkah kaki.
    “Saat ini olahraga lari banyak dilakukan oleh masyarakat, jadi perlu latihan yang benar agar tidak mudah capek atau menghindari cidera,” kata Ali yang juga PNS di Dispora Jatim itu.

    Champion Goes to School Dispora Jatim Ajak Santri Smasif Sidoarjo Gemar Olahraga


    Sedangkan Wahyu Hidayat juga menjelaskan tentang olahraga renang, saat ada santri yang bertanya teknik renang gaya bebas, mantan atlet pelatnas polo air itu mencontohkan gerakan kayuhan tangan dan kaki agar bisa mendapatkan kecepatan yang maksimal.
    Meski tidak dipratekkan di kolam, namun renang bisa berlatih sistem renang kering atau bisa dilakukan didarat. “Perhatikan gerakan tangan saat didalam air dan siku saat mengayuh, kemudian posisi kaki,” katanya.
    Ia juga menjelaskan pentingnya gizi agar bisa menjadi atlet yang bisa meraih prestasi. “Selain berlatih, atlet itu juga harus menjaga pola makan yang bergizi,” katanya.
    Kedua atlet itu juga sepakat kalau santri sebenarnya sudah memiliki basic untuk menjadi atlet berprestasi, sebab mereka sudah di didik disiplin dan mandiri selama di pesantren. “Kunci utama itu disiplin dan para santri sudah memiliki itu,” kata Wahyu yang juga PNS Dispora Jatim itu.
    Ditemui ditempat terpisah, Kepala Dispora Jatim M Hadi Wawan Guntoro mengatakan, Program Champion Goes to School adalah mengajak para pelajar maupun santri untuk gemar berolahraga. Mereka juga memiliki kesempatan untuk menjadi atlet yang berprestasi. “Jadi tidak hanya siswa yang di sekolah umum, namun program ini juga untuk para santri yang mondok di pondok pesantren,” katanya.
    Sebelumnya Program Champion Goes to School sudah digelar di Sekolah SD Muhammadiyah 4 Surabaya 4 (Mudipat) Surabaya dengan mengenalkan olahraga woodball. “Jika ada sekolah atau pondok pesantren yang ingin mendapat pengetahuan cabor tertentu kami siap hadir dan memberikan edukasi,” katanya. (her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru