BerandaUncategorizedDiskominfo Jatim Bahas Penguatan Ekonomi Kerakyatan melalui Potensi Desa dan Pemberdayaan UMKM

Diskominfo Jatim Bahas Penguatan Ekonomi Kerakyatan melalui Potensi Desa dan Pemberdayaan UMKM

Penulis

Tanggal

Kategori

Surabaya, 14 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Melalui talk Show “Merawat Bumi Majapahit, Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Perangkat Daerah Terkait membahas strategi penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi desa, sektor kelautan dan perikanan, serta pemberdayaan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di Radio Suara Surabaya, Selasa (13/10/2026).

Dengan tema “Dari Desa hingga Kota: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan”, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD) Provinsi Jawa Timur Budi Sarwoto menyampaikan bahwa kemandirian ekonomi desa merupakan bagian penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus merawat Bumi Majapahit. Diperlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong potensi ekonomi desa, agar upaya pemberdayaan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan dapat mendukung kemandirian masyarakat dan memperkuat peran desa dalam perekonomian Jawa Timur.

“Seperti pohon, jika akarnya kita rawat, kita bangun, maka akan kuat, begitu juga dengan desa. Seperti dari kata-kata proklamator kita Bung Hatta, Indonesia tidak akan bercahaya dengan obor besar di Jakarta, tetapi akan bercahaya dengan lilin-lilin kecil di desa”. Untuk itu saya mengajak seluruh stakeholder terkait, mari bersama dari desa kita gerakkan ekonomi rakyat untuk Jawa Timur yang unggul, maju, dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045,”kata Budi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Muhammad Isa Anshori menegaskan bahwa penguatan ekonomi masyarakat pesisir perlu dilakukan dengan mengembangkan pengolahan hasil perikanan dan memperluas akses pemasaran agar produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dukungan kepada nelayan tidak cukup hanya melalui penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga mendorong pengolahan hasil perikanan serta memperluas akses pemasaran agar potensi perikanan memiliki nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.

“Melalui pengolahan dan pemasaran yang lebih luas, hasil perikanan berpeluang memberikan nilai tambah, membuka kesempatan kerja, serta menciptakan aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat pesisir,”kata Isa.

Sementara Kepala UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Anjik Sudiyantoro menyampaikan bahwa fasilitas pendampingan yang dilakukan, baik oleh pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten Kota akan meningkatkan kualitas di skala usaha koperasi dan UKM di Jawa Timur. Konsolidasi dan kolaborasi di setiap tingkatan diperlukan untuk mengoptimalkan peran koperasi dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

“Menggerakkan ekonomi kerakyatan diperlukan konsolidasi dan kolaborasi yang kuat di setiap tingkatan. Dengan menjadikan koperasi sebagai agregator produk UMKM dan memperluas kemitraan industri, kita wujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” ungkapnya.

“Melalui penguatan peran dan perluasan kemitraan industri, produk UMKM diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pasar serta membangun kerja sama usaha yang berkelanjutan,”tambah Anjik.

Sinergi Merawat Bumi Majapahit, “Dari Desa hingga Kota: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan” di Hari Jadi ke 81 Jawa Timur ini, diharapkan dapat memperluas peluang usaha, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dari desa hingga kota. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru