More
    BerandaOlahragaFinal U16 Putri Kejurnas 2026 Resmi Tersaji, Sahabat Semarang Buka Peluang Ulang...

    Final U16 Putri Kejurnas 2026 Resmi Tersaji, Sahabat Semarang Buka Peluang Ulang Sukses Tahun Lalu dengan Menjamu Roar Jakarta

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Semarang 4 Juli 2026  | Draft Rakyat Newsroom  – Tim putri U16 Sahabat Semarang kembali memastikan tempat di partai final Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri. Sahabat menang atas CLS Surabaya dengan skor 62-41 pada laga semifinal di Sahabat Arena, Semarang, Sabtu (4/7).

    Kemenangan ini membuka peluang Sahabat mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada edisi 2025 lalu.

    Pertandingan berlangsung ketat pada kuarter pertama. Sahabat Semarang hanya unggul tipis 11-12 sebelum mampu menemukan ritme permainan pada kuarter kedua untuk membalikkan keadaan menjadi 31-17 saat turun minum.

    Selepas jeda, Sahabat semakin mendominasi jalannya pertandingan. Mereka memperlebar keunggulan menjadi 42-29 di akhir kuarter ketiga sebelum menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 62-41.

    Putu Calista menjadi pencetak angka terbanyak Sahabat Semarang dengan torehan 17 poin. Sementara Khayla Putri tampil sebagai pemain terbaik berkat kontribusi 11 poin dan 10 rebound untuk membukukan double-double.

    Pada tim CLS Surabaya, Fazila Vania menjadi pemain terbaik setelah mencatatkan 14 poin dan 3 steal.

    Pelatih Sahabat Semarang, Andini Nabila, mengakui timnya sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan akibat faktor mental.

    “Tantangan terbesar hari ini ada di mental. Di awal pertandingan anak-anak sedikit nervous. Saat mendapat tekanan di area atas mereka sempat panik, tetapi perlahan bisa mengatasinya,” ujarnya.

    Menurut Andini, Sahabat tetap berusaha mempertahankan identitas permainan tanpa terlalu banyak menyesuaikan diri dengan karakter lawan.

    “Kami tetap bermain dengan karakter yang kami miliki. Itu yang terus kami tekankan kepada anak-anak,” katanya.

    Menatap partai final, aspek mental kembali menjadi perhatian utama tim pelatih agar para pemain tidak cepat merasa puas setelah lolos dari semifinal.

    “Yang paling kami waspadai adalah mental. Anak-anak tidak boleh cepat puas. Kami akan mengevaluasi pertandingan hari ini supaya bisa tampil lebih baik di final,” tutupnya.

    Kemenangan ini mengantarkan Sahabat Semarang kembali ke partai final Kejurnas 2026 kategori U16 putri. Sebagai juara bertahan, Sahabat kini berpeluang mempertahankan gelar dan akan menghadapi pemenang semifinal lainnya dalam perebutan trofi juara.

    Pada pertandingan lain, Roar Jakarta memastikan tempat di partai final Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri kategori U16 putri setelah mengalahkan Merpati Bali dengan skor 69-36 pada laga semifinal di Sahabat Arena, Semarang, Sabtu (4/7).

    Kemenangan ini mengantarkan Roar menantang tuan rumah Sahabat Semarang pada partai puncak.

    Roar langsung mengambil kendali permainan sejak awal dengan keunggulan 21-6 pada kuarter pertama. Permainan yang agresif membuat mereka terus memperlebar jarak hingga memimpin 37-14 saat turun minum.

    Selepas jeda, Roar tetap mampu menjaga ritme permainan. Mereka menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 57-21 sebelum memastikan kemenangan meyakinkan 69-36.

    Pande Kadek, salah satu andalan Merpati Bali, tampil sebagai pemain terbaik dengan torehan 8 poin dan 13 rebound. Sementara itu, pemain terbaik Roar Jakarta kembali menjadi motor permainan tim melalui kontribusi poin, rebound, dan assist yang membawa Roar menguasai pertandingan sejak awal.

    Pelatih Roar Jakarta, Fredy, mengatakan setiap pertandingan menghadirkan tantangan berbeda yang menjadi proses penting bagi perkembangan timnya.

    “Setiap pertandingan selalu punya tantangan tersendiri. Semua lawan memiliki karakter berbeda dan itu menjadi pengalaman yang sangat baik untuk membangun kedewasaan tim kami,” ujarnya.

    Menjelang partai final, Fredy menegaskan timnya lebih memilih fokus pada identitas permainan sendiri sebelum melakukan penyesuaian terhadap lawan.

    “Yang paling penting adalah recovery. Setelah itu kami fokus menjalankan skema permainan kami sendiri, baru kemudian melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.

    Menghadapi Sahabat Semarang di partai final, Fredy mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat merasa puas. Menurutnya, konsistensi akan menjadi faktor penentu dalam perebutan gelar juara.

    “Konsistensi adalah hal yang paling penting. Percuma mengikuti skema permainan kalau tidak bisa bermain konsisten. Itu yang akan menjadi fokus kami saat menghadapi tuan rumah di final,” tutupnya.

    Final kategori U16 putri pun akan resmi tersaji. Sahabat Semarang, sang juara bertahan, akan berhadapan dengan Roar Jakarta dalam perebutan gelar juara Kejurnas 2026 pada Minggu (5/7). Pertemuan dua tim terbaik sepanjang turnamen ini menjadi salah satu laga paling dinanti. (ian)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru