More
    BerandaUncategorizedKhofifah Turun Langsung, Pasar Murah di Gunung Anyar Diserbu Warga, Harga Beras,...

    Khofifah Turun Langsung, Pasar Murah di Gunung Anyar Diserbu Warga, Harga Beras, Gula, hingga Minyak Goreng Dipangkas untuk Redam Gejolak Pangan

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 7 Juni 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim kembali menggelar Pasar Murah ke-74 Tahun 2026 di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6). Kegiatan ini menjadi salah satu strategi menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi di tengah fluktuasi harga pangan.

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung meninjau pelaksanaan pasar murah yang dipadati warga sejak pagi. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan pasar umum, sehingga menarik minat masyarakat untuk berbelanja.

    Kepala Disperindag Jatim, Iwan, mengatakan pasar murah bukan sekadar upaya pengendalian harga, tetapi juga bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi wadah promosi bagi produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal.

    “Pasar murah menjadi ikhtiar bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperluas akses pemasaran produk IKM Jawa Timur,” ujarnya.

    Beragam komoditas strategis disediakan dengan harga khusus. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, beras SPHP Rp11.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, dan telur ayam ras Rp24.000 per kemasan. Sementara cabai dan bawang juga dipasarkan di bawah harga pasar.

    Menurut Iwan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan pasokan yang terjaga dan distribusi yang lancar, stabilitas harga diharapkan tetap terkendali.

    Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, pasar murah juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penjualan produk-produk UMKM dan IKM lokal.

    Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya yang lebih hemat. Pemprov Jatim berharap program pasar murah terus menjadi instrumen efektif dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (del)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru