Malang, 30 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Netra (UPT RSBN) Malang Dinas Sosial (Dinsos) Jatim terus memantapkan persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT). Salah satu langkah yang dilakukan adalah penataan asrama guna memastikan Penerima Manfaat (PM) memperoleh lingkungan hunian yang nyaman, aman, dan layak selama mengikuti program pembinaan.
Kegiatan penataan asrama yang dilaksanakan melalui JSC Dinsos Jatim tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya JSC Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur UPT RSBN Malang, Kepala Sekolah Rakyat Terpadu beserta jajaran guru, pengasuh asrama, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta pilar-pilar sosial. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan layanan rehabilitasi sosial yang berkualitas.
Penataan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan kamar, pemasangan kasur dan sprei, penyiapan bantal serta guling, hingga pembersihan kamar dan lingkungan sekitar. Seluruh perlengkapan asrama juga dirapikan agar siap digunakan sehingga PM dapat langsung menempati kamar dengan nyaman sejak hari pertama kedatangan.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh pihak menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai persiapan tersebut. Melalui kerja sama yang solid, seluruh kamar asrama berhasil ditata sesuai standar kenyamanan dan kelayakan.
Kepala UPT RSBN Malang, Anantya Wulandari, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa kesiapan sarana dan prasarana merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan di Sekolah Rakyat Terpadu.
“Penataan asrama bukan sekadar mempersiapkan fasilitas, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang nyaman, aman, dan layak sebagai rumah kedua bagi Penerima Manfaat. Dengan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat, kami ingin memastikan setiap PM dapat menjalani proses pembelajaran dan pembinaan dengan optimal sejak hari pertama mereka tinggal di asrama,” ujarnya.
Ia menambahkan, lingkungan asrama yang tertata dengan baik diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif sehingga PM dapat beradaptasi dengan cepat serta mengikuti seluruh kegiatan pendidikan dan pembinaan secara optimal.
Melalui penataan tersebut, seluruh kamar asrama kini telah siap dihuni dengan perlengkapan tidur yang lengkap serta lingkungan yang bersih dan nyaman. Selain itu, koordinasi antarpihak yang terlibat juga semakin kuat sebagai modal penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Sekolah Rakyat Terpadu.
Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan sosial yang berkualitas, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur terus memperkuat layanan rehabilitasi sosial yang profesional, humanis, dan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi wujud nyata komitmen Dinsos Jatim dalam memberikan pelayanan yang berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terpadu.(ari)
