Surabaya 11 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Diskon Tarif 30 Persen Dipasarkan Bertahap, Kereta Api Tambahan Mulai Tersedia di Platform Penjualan Resmi Mulai 11 Februari Pukul 00.01 WIB_
Pemerintah memperkuat stimulus ekonomi nasional pada Triwulan I 2026 melalui kebijakan pengelolaan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri. Transportasi publik diposisikan sebagai instrumen strategis untuk menjaga kelancaran pergerakan orang, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperluas pemerataan manfaat pembangunan selama periode mudik dan balik Lebaran.
Kebijakan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi Triwulan I dan Kesiapan Angkutan Idul Fitri 2026 yang digelar di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah mengoptimalkan perjalanan masyarakat melalui kebijakan diskon tarif transportasi pada periode libur Hari Besar Keagamaan Nasional, termasuk Idul Fitri.
Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, mendorong pariwisata, serta menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Untuk moda kereta api, pemerintah menetapkan diskon tarif sebesar 30 persen bagi perjalanan pada periode 14–29 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan keterkelolaan mobilitas nasional selama masa Angkutan Lebaran.
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melaksanakan penugasan Angkutan Idul Fitri 2026 dengan fokus pada kesiapan kapasitas, kelancaran perjalanan, serta implementasi kebijakan stimulus pemerintah secara optimal.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa KAI Daop 8 Surabaya memastikan kebijakan diskon tarif stimulus dapat diakses masyarakat secara tertib dan transparan melalui sistem penjualan resmi.
“Dalam mendukung kebijakan diskon stimulus 30 persen dari pemerintah, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan hampir 200 ribu tempat duduk selama masa Angkutan Lebaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI,” ujar Mahendro.
Selain itu, untuk memperluas pilihan perjalanan sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan, KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan lebih dari 90 ribu tempat duduk kereta api tambahan guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran agar tetap terkendali.
“Tiket kereta api tambahan mulai dapat dipesan melalui platform penjualan resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, pada 11 Februari 2026 mulai pukul 00.01 WIB,” tambah Mahendro.
Hingga Rabu, 11 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 115.847 tiket kereta api jarak jauh reguler telah terjual untuk periode keberangkatan 11–28 Maret 2026. Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan mudik Lebaran.
Berdasarkan data sementara, volume pemesanan tertinggi tercatat pada 18 Maret 2026 dengan 12.386 tiket, disusul 19 Maret sebanyak 11.433 tiket, 17 Maret sebanyak 10.098 tiket, dan 24 Maret sebanyak 9.009 tiket. Di luar tanggal-tanggal favorit tersebut, ketersediaan tiket masih terbuka dan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan perencanaan perjalanan yang lebih fleksibel.
Adapun relasi tujuan favorit sementara didominasi oleh Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Ketapang, yang menegaskan peran strategis kereta api sebagai tulang punggung mobilitas antarkota selama periode mudik dan balik Lebaran.
“KAI Daop 8 Surabaya mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pengelolaan Angkutan Idul Fitri 2026. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi agar perjalanan mudik dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman,” tutup Mahendro. (myo’)
