Surabaya 11 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Tepatnya di malam ke-21 Ramadhan Selasa (10/03) Masjid Baitul Muttaqin Bratang Gede Kel. Ngagelrejo Surabaya masih dipenuhi jamaah sholat Tarawih mulai dari ibu ibu, Bapak-bapak, remaja dan anak anak. Di malam ini adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan atau biasa disebut malam Lailatul Qadar. Bertindak sebagai imam Ustadz Nurfahmi khatib, Ustadz Rifai dari Surabaya sedangkan Muazin Jainul.
Dalam khutbahnya singkatnya Ustadz Rifai menyampaikan bahwa setelah siangnya berpuasa dimalam hari, seorang hamba tak hanya sebatas melaksanakan tarawih berjamaah saja. Namun juga dianjurkan untuk meningkatkan ibadah lainnya dengan sebanyak-banyaknya. Seperti membaca Alquran, melakukan sholat sunah, sholat Tasbih sholat tahajud dan bershodakoh.
“Karena orang-orang yang beribadah pada malam Lailatul Qadar, pahalanya akan berlipat ganda, sama dengan pahalanya orang yang beribadah lamanya seribu bulan,” ujarnya.
Malam ke-21 Ramadhan menandai masuknya fase sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan. Para ulama menyebutnya sebagai fase malam kemuliaan yang penuh berkah dan ampunan. Ibadah pada malam ini memiliki balasan istimewa dari Allah SWT, berupa rumah di surga yang terbuat dari cahaya.
Cahaya tersebut melambangkan kesucian, keindahan, dan keberkahan. Siapa pun yang melaksanakan tarawih malam ke-21 dengan sungguh-sungguh akan mendapatkan ganjaran rumah cahaya di surga. Keistimewaan ini menunjukkan bahwa amal ibadah yang dilakukan dengan ikhlas memiliki nilai spiritual yang tinggi.(myo).
