More
    BerandaUncategorizedVisiting Lecturer Program Bahas Dampak Perubahan Sosial terhadap Pertanian Modern

    Visiting Lecturer Program Bahas Dampak Perubahan Sosial terhadap Pertanian Modern

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Malang 12 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya melalui Laboratorium Sosiologi Pedesaan dan Pemberdayaan Masyarakat menggelar kegiatan Visiting Lecturer Program bertema Agricultural Sociology dengan subtema “Social Change and its Impact in Agriculture”, Senin (11/5/2026), secara daring melalui Zoom Meeting.

    Kegiatan akademik internasional tersebut menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Norsida Man dari Faculty of Agriculture Universiti Putra Malaysia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Program Magister Sosiologi Fakultas Pertanian UB, Prof. Dr. Asihing Kustanti, serta moderator Fitrotul Laili.

    Dalam paparannya, Prof. Norsida Man menjelaskan bahwa sektor pertanian saat ini menghadapi perubahan sosial yang sangat dinamis. Kemajuan teknologi, urbanisasi, globalisasi, perubahan perilaku konsumen, hingga meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan menjadi faktor penting yang memengaruhi arah perkembangan pertanian modern.

    “Dalam pembahasan ini, kami telah mengeksplorasi hubungan yang kompleks antara perubahan sosial dan sektor pertanian. Berbagai faktor sosial seperti kemajuan teknologi, urbanisasi, globalisasi, serta perubahan perilaku konsumen terbukti memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan pertanian,” jelasnya.

    Ia menambahkan bahwa sektor pertanian harus terus beradaptasi terhadap perkembangan zaman agar mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus melindungi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pedesaan.

    “Pertanian harus terus beradaptasi untuk menjaga ketahanan pangan, mendukung keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pedesaan, sekaligus melindungi lingkungan. Pertanian yang berkelanjutan secara ekonomi menjadi sangat penting,” ujarnya.

    Dalam diskusi tersebut, Prof. Norsida juga menyoroti fenomena urbanisasi yang menyebabkan berkurangnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, menyusutnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan, hingga meningkatnya tantangan regenerasi petani muda.

    Selain itu, perkembangan teknologi digital dinilai membuka peluang besar dalam modernisasi pertanian melalui penerapan smart farming, artificial intelligence (AI), drone, Internet of Things (IoT), sensor digital, hingga sistem pertanian presisi yang mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi penggunaan sumber daya.

    Meski demikian, tantangan kesenjangan teknologi masih menjadi persoalan utama, khususnya bagi petani kecil yang memiliki keterbatasan akses modal dan teknologi. Oleh sebab itu, diperlukan dukungan kebijakan pemerintah, investasi, pendidikan pertanian, serta kolaborasi lintas sektor agar transformasi pertanian dapat berjalan secara inklusif dan berkelanjutan.

    Isu ketahanan pangan global juga menjadi perhatian utama dalam forum tersebut. Perubahan iklim, konflik geopolitik dunia, hingga gangguan rantai pasok pangan dinilai dapat memengaruhi stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional.

    Pada akhir sesi, Prof. Norsida menegaskan bahwa masa depan pertanian tidak hanya bergantung pada perkembangan teknologi, tetapi juga pada komitmen masyarakat dan pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

    “Pada akhirnya, masa depan pertanian tidak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi, tetapi juga oleh keputusan dan komitmen masyarakat dalam mendukung serta mengembangkan sektor ini. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk menghadapi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang demi terciptanya sistem pangan yang adil, tangguh, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

    Kegiatan Visiting Lecturer Program ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi akademik internasional sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terkait tantangan dan peluang pembangunan pertanian berkelanjutan di era perubahan sosial dan digitalisasi global.(fik)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru