Surabaya 17 Juni 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M terus berlangsung dengan lancar dan tertib. Hingga kedatangan Kloter 58 pada 16 Juni 2026 pukul 00.00 WIB, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya telah menerima kepulangan sebanyak 21.978 jemaah dan petugas atau mencapai 50 persen dari total 44.000 jemaah dan petugas yang direncanakan kembali melalui Debarkasi Surabaya.
Berdasarkan data operasional PPIH Debarkasi Surabaya, jumlah jemaah yang telah tiba terdiri atas 21.579 jemaah haji, meliputi 21.576 jemaah asal Jawa Timur, 1 jemaah asal Bali, dan 2 jemaah asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, telah tiba 168 petugas unsur PHD dan PIH serta 231 petugas kloter, sehingga total keseluruhan jemaah dan petugas yang telah kembali mencapai 21.978 orang.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan rasa syukur atas capaian pemulangan yang telah memasuki separuh dari total jemaah dan petugas yang akan kembali melalui Debarkasi Surabaya.
“Alhamdulillah, hingga Kloter 58 sebanyak 21.978 jemaah dan petugas telah kembali ke tanah air melalui Debarkasi Surabaya. Capaian ini menandai bahwa proses pemulangan telah mencapai 50 persen dari total rencana kedatangan. Kami terus memastikan seluruh layanan berjalan optimal agar jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Mohammad As’adul Anam.
Dari aspek penerbangan, hingga Kloter 58 tercatat 41 penerbangan tiba tepat waktu, 10 penerbangan lebih cepat dari jadwal, dan 7 penerbangan mengalami keterlambatan.
Pada data mutasi, tercatat 156 mutasi keluar yang terdiri atas 24 jemaah wafat di Arab Saudi, 23 jemaah sakit di Arab Saudi, 10 jemaah tunda pulang, 6 jemaah pulang mandiri, 36 jemaah pindah kloter, 57 seat kosong, dan 80 open seat. Sementara itu, mutasi masuk mencapai 76 jemaah yang telah bergabung pada kloter pemulangan.
PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat sebanyak 15 jemaah masih menjalani perawatan dan belum dapat dipulangkan bersama kloternya karena kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut di rumah sakit Arab Saudi.
Selain itu, hingga Kloter 58 tercatat enam jemaah wafat di debarkasi dan pesawat, yakni Hery Widianto (69 tahun) asal Kota Malang yang wafat di pesawat pada Kloter 12, Wayan Rohani Suwasti (63 tahun) asal Kota Malang yang wafat di RS Haji pada Kloter 12, Kasijatin Tiba (70 tahun) asal Kota Pasuruan yang wafat di RS Haji pada Kloter 10, Darsiman Samsuri (61 tahun) asal Kabupaten Tuban yang wafat di RS Haji pada Kloter 26, Marsinah Marjan (72 tahun) asal Kabupaten Bojonegoro yang wafat di RS Haji pada Kloter 39, serta Sri Oetari (60 tahun) asal Kota Surabaya yang wafat di RS Sheila Medika pada Kloter 51.
Mohammad As’adul Anam menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para jemaah haji serta mendoakan jemaah yang masih menjalani perawatan agar segera pulih.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Kami juga memohon doa agar seluruh jemaah yang masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke tanah air untuk berkumpul bersama keluarga,” tutupnya.(her)
