Gresik 4 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dalam upaya mewujudkan kemandirian ekonomi kreatif dan penguatan peran pemuda, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Gresik menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SDM Karang Taruna pada [04/07] di aula Gedung C lt. I Islamic Centre Gresik.
Kegiatan yang mengangkat tema “Monitoring dan Evaluasi Penyelarasan Strategi, Legalitas, dan Kelayakan Finansial Penataan Gedung C Islamic Center dalam Mendukung Pemberdayaan Karang Taruna dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Pemuda” ini menjadi momentum penting dalam transformasi pengelolaan aset daerah menjadi ruang inkubasi kreativitas pemuda.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran legislatif dan eksekutif, di antaranya Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Rizaldi Saputra; Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik, Pondra Priyo Utomo; serta Pejabat Pelaksana Teknis Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Lukman Santoso, S.Sos. Hadir pula Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, Satya Pradika, beserta puluhan pengurus Karang Taruna Kabupaten dan perwakilan Karang Taruna desa di sekitar wilayah Islamic Center.
Dalam sambutannya, Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, Satya Pradika, menegaskan bahwa pemanfaatan Gedung C Islamic Center bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah nyata dalam menciptakan ruang produktif bagi pemuda. “Melalui bimtek ini, kita memastikan setiap langkah, mulai dari aspek legalitas hingga manajemen finansial, dijalankan secara profesional.
Harapannya, Islamic Center menjadi pusat pemberdayaan yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif di akar rumput,” ujarnya.
Dukungan penuh datang dari pihak legislatif. Muhammad Rizaldi Saputra (Komisi I) menyoroti pentingnya kepatuhan regulasi dalam pengelolaan aset pemerintah agar memberikan dampak sosial yang maksimal.
Sementara itu, Pondra Priyo Utomo (Komisi IV) menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif di kalangan pemuda memerlukan dukungan infrastruktur yang layak, dan penataan gedung ini adalah solusi strategis untuk mewadahi hal tersebut.
Perwakilan Dinas Sosial, Lukman Santoso, S.Sos., menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memfasilitasi Karang Taruna agar lebih mandiri dan berdaya saing. Ia berharap hasil dari bimtek ini dapat menjadi blueprint yang solid bagi keberlanjutan program pemberdayaan pemuda di Kabupaten Gresik.
Kegiatan Bimtek ini berjalan interaktif dengan sesi diskusi mendalam mengenai mekanisme pengelolaan gedung serta tantangan pengembangan ekonomi kreatif di era digital. Seluruh peserta yang terdiri dari pengurus kabupaten dan desa tampak antusias dalam merumuskan strategi bersama, demi menciptakan ekosistem pemuda yang inovatif dan solutif.
Dengan sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan, diharapkan pengelolaan Gedung C Islamic Center nantinya benar-benar menjadi katalisator bagi kemajuan Karang Taruna, sejalan dengan semangat “Muda Berdaya, Bergaya dalam Berkarya”.(tri)
