Lamongan, 4 Nopember 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi. Melalui pemanfaatan platform digital, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga bisa mengambil peran sebagai pelaku ekonomi kreatif yang mampu menciptakan peluang usaha dan menghasilkan pendapatan.
Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lamongan berkomitmen menerapkan peluang tersebut dengan menggelar Workshop Affiliate Shopee bertema Meningkatkan Kapasitas Perempuan dalam Digital Entrepreneurship melalui Affiliate Marketing, Rabu (4/11) di Pendopo Lokatantra.
Kegiatan yang diikuti anggota GOW dan perwakilan organisasi wanita se Kabupaten Lamongan dibuka langsung oleh Pembina GOW Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi. Dalam sambutannya, Anis mengapresiasi inisiatif GOW yang terus menghadirkan program kegiatan dengan manfaat nyata bagi anggotanya.
“Terima kasih GOW sudah melaksanakan kegiatan ini. Salah satu indikator organisasi dikatakan hidup adalah ketika organisasi memiliki program dan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh anggotanya,” tuturnya.
Anis berharap, perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan secara optimal oleh perempuan, khususnya untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari hingga menjadi peluang penghasilan.
Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Lamongan Cana Antyanta Dias, menjelaskan bahwa workshop tersebut berangkat dari kebiasaan masyarakat yang sudah akrab dengan aktivitas belanja melalui platform e-commerce, khususnya Shopee. Kebiasaan tersebut, menurutnya, dapat dikembangkan menjadi peluang memperoleh penghasilan melalui fitur affiliate.
“Selama ini kita sudah terbiasa berbelanja melalui Shopee. Nah, sekarang kita belajar bagaimana memanfaatkan platform yang sama untuk mendapatkan penghasilan. Melalui affiliate, ibu-ibu tidak harus memiliki produk sendiri untuk mulai berbisnis online. Produk orang lain pun bisa kita promosikan dan mendapatkan komisi dari hasil penjualan,” jelasnya.
Ia menambahkan, platform Shopee dipilih karena memiliki persyaratan yang relatif mudah bagi pemula. Peserta dapat mulai mempromosikan produk melalui konten foto, video, hingga siaran langsung (live streaming), tanpa harus memiliki jumlah pengikut yang banyak.
Ketua Panitia Workshop Affiliate Shopee sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan Aini Mas’idha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan di bidang ekonomi digital.
Dalam workshop tersebut, peserta akan mendapatkan materi seputar dasar-dasar affiliate marketing dan pembuatan konten kreatif dari dua narasumber, yakni Putri Ayu selaku afiliator Shopee yang menyampaikan materi affiliate, serta Aqila Nur Rahmalia selaku dosen sekaligus Chief Operating Officer (COO) Asa Circle, yang membawakan materi mengenai basic content creator. (dit)
