Jakarta, 4 Nopember 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Sebanyak 769 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencatatkan omzet Rp2,94 miliar selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Capaian tersebut berasal dari aktivitas perdagangan di berbagai titik komersial, baik di dalam maupun di luar kawasan Pertamina Mandalika International Circuit. Ajang olahraga internasional ini turut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar.
Dari total UMKM yang berpartisipasi, sebanyak 310 UMKM beraktivitas di kawasan sirkuit, sedangkan 459 UMKM lainnya meramaikan area di luar sirkuit, termasuk Bazaar Mandalika dan Mandalika Street Food Festival (MSFF) Vol. II.
Direktur Komersial dan Marketing PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Febrina Mediana, mengatakan keterlibatan UMKM merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar dan meningkatkan kesiapan pelaku usaha lokal dalam memanfaatkan peluang dari kegiatan berskala nasional maupun internasional.
“Ke depan, ITDC akan mendorong peningkatan kapasitas UMKM, mulai dari kualitas produk, kapasitas produksi, pengemasan, hingga akses pemasaran. Dengan kesiapan usaha yang semakin baik, pelaku UMKM diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas dan memanfaatkan peluang ekonomi dari berbagai kegiatan yang berlangsung di kawasan The Mandalika,” ujar Febrina.
Berdasarkan data ITDC, omzet terbesar berasal dari kategori Commercial Booth sebesar Rp1,12 miliar atau 38,3 persen. Selanjutnya, UMKM Binaan menyumbang Rp848,99 juta atau 28,9 persen, UMKM Dinas Rp715,01 juta atau 24,3 persen, dan Paddock Area Rp251,38 juta atau 8,5 persen.
Selain aktivitas perdagangan, ITDC menghadirkan MSFF Vol. II pada 9–10 Oktober 2026 di kawasan Bazaar Mandalika. Festival tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha dan komunitas untuk memperkenalkan produk kuliner serta kreativitas daerah kepada pengunjung.
Keterlibatan UMKM dalam Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 turut menghubungkan penyelenggaraan ajang olahraga internasional dengan aktivitas ekonomi dan pariwisata daerah. (Itdc/irf)
