Mekkah 26 Mei 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Suasana haru menyelimuti tenda jamaah haji KBIH Bryan Makkah di Padang Arafah, Senin (25/5). Menjelang pelaksanaan wukuf, ratusan jamaah larut dalam doa bersama untuk kedua orang tua usai salat magrib.
Di tengah cuaca ekstrem yang sempat mencapai 45 derajat celcius, jamaah tampak khusyuk mengikuti arahan Kyai Imam Chambali. Mereka diajak mengirimkan doa dan bacaan Al-Fatihah sebanyak 313 kali untuk orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

“Kita tidak mungkin bisa berada di Arafah tanpa doa dan perjuangan orang tua. Bisa jadi karena restu mereka, atau karena kita diberi kesempatan menjadi anak yang berbakti,” tutur Kyai Imam Chambali di hadapan jamaah.
Dia meminta jamaah menjalani doa bersama dengan ikhlas meski memerlukan waktu cukup lama. Menurutnya, momen berada di Arafah merupakan kesempatan istimewa untuk memohon ampunan dan keberkahan.
“Orang yang berada di Arafah insyaallah dilebur dosa-dosanya. Karena itu manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Usai doa bersama, jamaah dipersilakan memperbanyak ibadah sambil menanti pelaksanaan wukuf pada Selasa (26/5). Jamaah juga diingatkan menjaga stamina, memperbanyak dzikir, doa, dan salat tahajud.

“Ini kesempatan yang hanya datang setahun sekali. Tetap jaga kesehatan agar besok bisa menjalani wukuf dengan lancar,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Kyai Chambali juga memuji fasilitas tenda jamaah di Arafah tahun ini. Dia menyebut kenyamanan yang dirasakan jamaah menjadi yang terbaik dibanding musim haji sebelumnya.
“Baru tahun ini saya merasakan tenda yang sangat nyaman. Pendinginnya besar, toilet juga banyak. Alhamdulillah jamaah mendapat fasilitas terbaik,” katanya disambut antusias jamaah.(tom)
