More
    BerandaUncategorizedKanwil Kemenag Jatim Terima Kunjungan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Berbagi Praktik Baik...

    Kanwil Kemenag Jatim Terima Kunjungan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Berbagi Praktik Baik Implementasi Zona Integritas

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Sidoarjo,17 Juli 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam rangka berbagi praktik baik (best practice) implementasi Pembangunan Zona Integritas (ZI), Jumat (17/7), di Aula Kanwil Kemenag Jatim.

    Rombongan Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha, Khairani, disambut hangat oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Syaikhul Hadi, beserta jajaran.

    Sebelum memasuki ruang pertemuan, rombongan berkesempatan meninjau ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag Jatim. Mereka mengapresiasi fasilitas pelayanan yang dinilai nyaman, representatif, serta ramah bagi penyandang disabilitas. Berbagai fasilitas pendukung seperti buku layanan dalam huruf Braille, kursi roda, jalur khusus disabilitas, area bermain anak, hingga pojok baca menjadi bukti komitmen Kanwil Kemenag Jatim dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Syaikhul Hadi menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas di Kanwil Kemenag Jawa Timur dilaksanakan secara bertahap, sistematis, dan berkelanjutan. Berbagai program yang telah dirintis sejak tahun 2018 terus diperkuat melalui evaluasi, pembinaan, serta pendampingan kepada seluruh satuan kerja.

    Ia menjelaskan, pembangunan Zona Integritas diawali dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan di Jawa Timur yang disertai pembangunan fondasi pelayanan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Selanjutnya, pada periode 2020 hingga 2023 dilakukan pemetaan target kinerja, penyusunan kontrak kinerja, serta pemilihan satuan kerja sebagai pilot project pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

    “Program ini terus kami evaluasi dan sempurnakan setiap tahun. Seluruh stakeholder dilibatkan agar pelaksanaan pembangunan Zona Integritas semakin efektif dan mampu menghasilkan perubahan yang nyata,” ujar Syaikhul Hadi.

    Memasuki tahun 2024, lanjutnya, Kanwil Kemenag Jatim semakin memperkuat pembinaan melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, pendampingan intensif, serta penguatan implementasi berbasis platform digital sebagai media pelaporan, pemantauan perkembangan, dan penyampaian informasi kepada seluruh satuan kerja.

    Berbagai upaya tersebut menunjukkan hasil yang positif. Pada tahun 2024, sebanyak 10 Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan enam madrasah berhasil lolos ke tahap Tim Penilai Pendahulu (TPP). Dari jumlah tersebut, tujuh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan enam madrasah melaju ke Tim Penilai Internal (TPI), sedangkan empat Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan tiga madrasah berhasil lolos hingga Tim Penilai Nasional (TPN).

    Sementara pada tahun 2025, capaian tersebut terus meningkat. Dua Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sedangkan satu madrasah memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Selain itu, sebanyak 25 Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan 12 madrasah diusulkan ke Tim Penilai Pendahulu (TPP), sementara 13 Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan tujuh madrasah berhasil lolos ke tahap Tim Penilai Internal (TPI).

    “Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran. Komitmen, konsistensi, serta pendampingan yang berkelanjutan menjadi faktor utama dalam membangun budaya kerja yang berintegritas,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Khairani, menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana belajar dan bertukar pengalaman mengenai implementasi pembangunan Zona Integritas.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk belajar di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Kami berharap dapat memperoleh berbagai praktik baik, strategi pembinaan, serta pengalaman yang telah berhasil diterapkan di Jawa Timur,” ungkapnya.

    Khairani memperkenalkan rombongan yang terdiri atas para kepala bagian, kepala bidang, serta tim penguatan Zona Integritas Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta.

    Ia menjelaskan bahwa Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta membawahi lima kota administrasi dan satu kabupaten administrasi dengan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) sekitar 7.800 orang. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

    Menurut Khairani, pihaknya ingin mempelajari secara mendalam strategi yang diterapkan Kanwil Kemenag Jatim dalam mengawal pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM, mulai dari proses pembinaan, penyusunan eviden, penguatan enam area perubahan, pelaksanaan workshop, hingga strategi menjaga keberlanjutan implementasi Zona Integritas.

    “Kami melihat Jawa Timur memiliki banyak satuan kerja yang berhasil meraih predikat WBK dan WBBM. Tentu hal ini menjadi inspirasi bagi kami untuk memperkuat implementasi Zona Integritas di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta,” tuturnya.

    Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Tim Zona Integritas Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta aktif berdialog dengan Tim Zona Integritas Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur mengenai berbagai strategi percepatan pembangunan Zona Integritas, pola pembinaan, mekanisme pendampingan, hingga inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan.(her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru